
MADURAEXPOSE.COM— Sumber yang menjadi rujukan sejarah Tegal dalam masa ini adalah Babad Tanah Jawa yang ditulis dalam bahasa Jawa dan merupakan cerita rekaan yang berdasarkan sejarah, ditulis dalam bentuk tembang macapat, yakni sejenis puisi dalam bahasa Jawa yang terikat konvensi penulisan yang sangat ketat.
Babad merupakan salah satu genre di antara sekian banyak sastra Jawa yang mengisahkan cerita sejarah. Tidak sedikit sejarawan asing melakukan penelitian sejarah Jawa bersumber dari Babad Tanah Jawa. Bila sejarah sekadar cra khusus dalam bercerita, maka babad pun cara khusus bercerita. Sebagai sebuah pelajaran dari masa lalu atau sebuah cermin bagi masa sekarang, babad telah berhasil menjawab pertanyaan yang mungkin ditanyakan orang-orang sezamannya.
Taufik Abdullah menyebutkan babad sebagai sejarah lokal, yang mengandung pengertian kisah kelampauan dari suatu masyarakat di wilayah geografis bertaraf lokal. Sasarannya adalah asal-ususl, pertumbuhan, dan perkembangan kelompok masyarakat setempat.
Jejak Tegal dapat dilacak sejak zaman Sultan Agung, raja Mataram ketiga (1613-1645). Sultan Agung, menyerahkan Tegal kepada pamannya sendiri, Wirosuto dengan pangkat Tumenggung.
Tegal pada masa kerajaan Mataram, menjadi daerah yang sangat diperhitungkan. Bukan saja karena letaknya yang strategis, tetapi juga pensuplai bahan makananan yang dapat diandalkan Mataram. Di era pemerintahan Sultan Agung, pelabuhan Tegal menjadi persinggahan bukan saja kapal-kapal Mataram, tetapi juga kapal-kapal Belanda.
Di era ini belum ada catatan yang menyebutkan Belanda mendarat dan memiliki markas di Tegal. Baru setelah era Amangkurat II, beberapa catatan menyebutkan Belanda singgah di pesanggrahan Raja muda Pangeran Adipati Anom di Tegal.
Wirosuto dinobatkan menjadi Adipati Tegal setelah berjasa membantu Sunan Amangkurat melawan Trunajaya. Atas kesetiaan itulah maka Sunan Amangkurat I mengangkat Wirosuto menjadi Adipati yang membawahkan wilayah Tegal sampai Losari dengan gelar Arya Martalaya. Pusat pemerintahan Kabupaten Tegal berada di pendopo Kaloran. Lokasi pendopo kabupaten ini di bekas Kantor DInas Pekerjaan Umum Kabupaten Dati II Tegal, yang sekarang sudah dibongkar dan menjadi Pasar Pagi blok C (2015).
Sebelum diangkat menjadi Adipati Tegal, Martalaya adalah Senapati perang yang memimpin penyerangan dan penaklukan di wilayah Jawa Timur. Bersama dengan Pangeran Purbaya, Martalaya berhasil menaklukan Wirasaba, Lasem, Tuban, Pasuruan dan daerah-daerah lain yang menjadi “musuh” Mataram.
(ditegal.com)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)