
SUMENEP, Madura Expose – Di balik gemuruh industri migas di perairan Sumenep, tersembunyi sebuah ironi pilu: tengkes (stunting) masih menjadi momok yang menghantui anak-anak di Desa Pagerungan Besar.
Saat jutaan dolar mengalir dari perut bumi, puluhan balita di pulau terpencil ini berjuang melawan kekurangan gizi. Lantas, bagaimana peran korporasi raksasa seperti SKK Migas dan Kangean Energy Indonesia (KEI) Ltd, yang seharusnya menjadi garda terdepan pembangunan?
Solusi Parsial di Tengah Masalah Sistemik
Respons yang diberikan adalah program “percepatan penanganan tengkes” selama 120 hari. Program ini menargetkan 20 anak dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Langkah ini, meski patut diapresiasi, terasa seperti tambal sulam terhadap masalah yang jauh lebih besar. Apakah PMT selama empat bulan cukup untuk mengatasi akar masalah tengkes yang sering kali terkait dengan sanitasi buruk, edukasi minim, dan ketidaksetaraan akses kesehatan?
Bidan Koordinator Puskesmas Pagerungan Besar, Yuliani, mengungkapkan bahwa 20 kader posyandu telah dilatih dan akan mendampingi anak-anak ini.
Di sisi lain, Manager Humas KEI, Kampoi Naibaho, menekankan pentingnya peran kader posyandu dalam pencegahan. Namun, pertanyaan mendasar yang muncul adalah:
Mengapa program ini tidak menjadi bagian integral dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sejak awal? Mengapa harus menunggu hingga masalah tengkes menjadi berita, barulah intervensi dilakukan?
Peran Lebih dari Sekadar Pemberi Bantuan
Kemitraan antara SKK Migas, KEI, dan Puskesmas Pagerungan Besar adalah sebuah keharusan, bukan sekadar pilihan. Namun, kemitraan ini harus melampaui program-program jangka pendek. Fokus seharusnya beralih dari sekadar penanganan, menjadi pembangunan berkelanjutan yang mencakup:
- Penguatan Infrastruktur Kesehatan: Membangun fasilitas kesehatan yang memadai dan memastikan ketersediaan tenaga medis profesional di daerah terpencil.
- Edukasi Gizi Komprehensif: Mengedukasi orang tua secara berkelanjutan, bukan hanya mengandalkan program 120 hari.
- Peningkatan Akses Sanitasi: Menyediakan air bersih dan sanitasi layak sebagai salah satu faktor krusial dalam pencegahan tengkes.
Tanpa pendekatan holistik ini, kasus tengkes di Pagerungan Besar hanya akan menjadi cerita yang terus berulang. Perusahaan migas tidak bisa hanya berfungsi sebagai ekstraktor sumber daya, tetapi harus menjadi mitra sejati dalam membangun kualitas hidup masyarakat.
Dukungan dana yang besar seharusnya tidak hanya berfokus pada target angka, tetapi juga pada pembangunan sistem yang mampu mencegah masalah serupa terjadi di masa depan.
Ini adalah panggilan bagi SKK Migas dan KEI: saatnya menanggalkan label “pemberi bantuan” dan mengambil peran sebagai agen perubahan yang sesungguhnya. [dbs/kab/gim]

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
