Tani Merdeka di Jatim Resmi Dilantik: Fokus Bangun Ekosistem Pangan Lokal

Terbit: 19 Agustus 2025 | 09:00 WIB

MaduraExpose.com- Sebuah babak baru bagi ketahanan pangan di Jawa Timur resmi dimulai. Tiga kabupaten strategis—Bangkalan, Sampang, dan Lamongan—kini memiliki Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia yang baru, dilantik dalam sebuah acara khidmat pada Senin (18/8/2025).

Momen bersejarah ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan sebuah deklarasi misi besar: membangun kemandirian pangan dari akarnya, berbasis pada potensi lokal.

Di Gedung Pertemuan Bumdes Sumber Makmur, Burneh, Bangkalan, nuansa optimisme terasa kuat. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur, Riki Septiadi, memimpin langsung pelantikan yang akan mengawal kepengurusan periode 2025–2030 ini.

Ketua DPD Tani Merdeka Bangkalan, Wardi, menegaskan bahwa Tani Merdeka hadir dengan visi yang lebih luas. “Kami tidak hanya bicara produksi, tapi juga hilirisasi. Komoditas unggulan daerah harus punya nilai tambah agar berdampak langsung ke masyarakat,” ujar Wardi. Pernyataan ini menunjukkan pergeseran fokus dari sekadar menanam menjadi mengelola dan memproses hasil panen untuk menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Di Bangkalan sendiri, potensi yang dimiliki sangatlah melimpah. Wardi menyebut, selain pertanian, daerah ini kaya akan sumber daya perikanan serta peternakan kambing dan sapi. Pemetaan potensi telah rampung dilakukan, dan kini tantangan utamanya adalah mengintegrasikan seluruh sektor tersebut menjadi satu ekosistem yang solid dan berkelanjutan.

Langkah ini juga memerlukan sinergi erat dengan pemerintah daerah dan provinsi. Menurut Wardi, kolaborasi adalah kunci untuk memastikan program-program yang dicanangkan bisa berjalan efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani.

Pelantikan ini menjadi titik tolak bagi Tani Merdeka untuk berperan aktif dalam menciptakan kemandirian pangan, sekaligus membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Diharapkan, dengan semangat baru ini, kesejahteraan petani dan masyarakat lokal di Bangkalan, Sampang, dan Lamongan dapat terwujud, menjadikan mereka pahlawan sejati yang menjaga kedaulatan pangan bangsa.[tbn/gim/tim]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Maraton Hibah Jatim: KPK Gali Keterangan 13 Saksi, Dua Kades Bangkalan Hadir

Terbit: 18 April 2026 | 00:32 WIB BANGKALAN – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami struktur penyaluran dana hibah APBD Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2021-2022. Bertempat di…

Titip Lab di Mapolda Jatim

Terbit: 15 April 2026 | 14:41 WIB SUMENEP, MADURA EXPOSE– Keheningan Pantai Pasir Putih Kahuripan, Dusun Lombi Timur, Desa Gedugan, Kecamatan Giligenting, mendadak pecah pada Senin sore (13/4). Seolah menjadi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *