
Sumenep, MaduraExpose.com— Di balik sebutan “surga” bagi pengusaha tambak udang, pesisir Kabupaten Sumenep menyimpan masalah yang kian serius.
Maraknya pertumbuhan tambak, baik yang dikelola pengusaha lokal maupun investor luar, memicu kekhawatiran besar akan kerusakan lingkungan dan pelanggaran hukum. Kondisi ini memaksa legislatif setempat bertindak tegas dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Tambak Udang untuk melakukan investigasi mendalam.
Proliferasi dan Ancaman Lingkungan
Dalam beberapa waktu terakhir, tambak udang menjamur di sejumlah wilayah pesisir Sumenep, terutama di sepanjang pantai utara (Pantura) hingga perbatasan Kecamatan Pasongsongan, serta area Gapura dan Batu Putih. Keberadaan tambak-tambak ini, yang banyak di antaranya diduga beroperasi tanpa izin resmi, dikhawatirkan mencemari lingkungan. Limbah sisa pakan, obat-obatan, dan kotoran udang yang dibuang ke laut berpotensi merusak ekosistem pesisir, termasuk terumbu karang dan habitat perairan lainnya.
Selain dampak ekologis, keberadaan tambak ilegal juga menimbulkan potensi kerugian negara dari sektor perizinan dan pajak. Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa isu ini menjadi sorotan tajam, baik dari masyarakat maupun wakil rakyat.
Seruan Tegas dari Legislatif
Menanggapi situasi ini, Wiwid Harjo Yudanto, Anggota Komisi III DPRD Sumenep, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk segera mengambil tindakan. Ia menyoroti lemahnya pengawasan dan meminta pihak perizinan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan tambak-tambak yang melanggar aturan.
“Pihak perizinan harus bergerak dan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban. Sebab, itu sudah bagian dari pelanggaran terhadap aturan,” tegas Wiwid.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan intensif terhadap tambak yang telah memiliki izin. Pengawasan ini bertujuan untuk mencegah penyimpangan operasional yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.
Pansus Dibentuk, Penyelidikan Dimulai
Desakan dari masyarakat dan anggota dewan akhirnya membuahkan hasil. DPRD Sumenep resmi membentuk Pansus Tambak Udang, sebuah langkah serius untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Pembentukan pansus ini dipandang sebagai respons terhadap tuntutan publik yang menuntut penertiban tambak udang ilegal yang telah meresahkan.
Pansus memiliki tujuan utama untuk menyelidiki dan menertibkan tambak yang beroperasi tanpa izin atau yang melanggar ketentuan yang berlaku. Proses ini akan melibatkan pengumpulan data, peninjauan lapangan, dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan penegakan hukum yang adil dan transparan.
Saat ini, fokus utama adalah meminta Komisi II DPRD Sumenep untuk menandatangani surat pernyataan pembentukan pansus, mengukuhkan komitmen mereka dalam menangani isu lingkungan dan perizinan ini. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari upaya nyata untuk menghentikan kerusakan lingkungan dan mengembalikan ketertiban di pesisir Sumenep. [*]

![Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose] Sinergi Legislatif: Tujuh fraksi DPRD Kabupaten Sumenep sampaikan Pandangan Umum atas Nota Penjelasan Bupati terhadap 3 Raperda 2026 dalam Rapat Paripurna, Rabu (15/04). Langkah ini diambil guna memastikan produk hukum daerah yang demokratis dan berkeadilan sosial bagi masyarakat Sumenep. [Foto: Dok. Medaia Center/ Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776313265/rapat-paripurna-dprd-sumenep-pandangan-umum-fraksi-raperda-2026_y5t0s6.jpg)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
