
Sumenep, MaduraExpose.com— Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mengintensifkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petambak Garam. Raperda ini digadang-gadang akan menjadi senjata legislasi strategis untuk mengakhiri jerat percaloan dan spekulasi yang selama ini mencekik petani garam.
Ketua Pansus, H. Masdawi, menjelaskan bahwa Pansus tengah melakukan advokasi anggaran dan regulasi untuk memastikan Raperda ini mampu menyentuh persoalan riil di lapangan. Salah satu langkah konkret adalah dengan menggelar forum dengar pendapat (public hearing) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Bappeda. Pansus juga telah mengundang PT Garam untuk berdialog, meskipun hingga saat ini belum ada respons.
Tidak hanya mengandalkan pendekatan birokrasi, Pansus juga melakukan kunjungan kerja langsung ke lapangan, salah satunya di sentra produksi garam di Desa Karanganyar. Dari kunjungan ini, ditemukan ketiadaan legalitas pengelolaan lahan sebagai masalah krusial. Banyak petambak mengelola lahan milik PT Garam tanpa bukti tertulis atau dokumen resmi yang sah. Praktik ini membuka celah bagi permainan percaloan, di mana satu orang bisa menyewa puluhan hektare lahan dan membagi-bagikannya kepada petani lain tanpa kepastian hukum, sehingga merugikan petani.
Masalah lain yang menjadi isu politik anggaran adalah fluktuasi harga garam. Petani berharap ada regulasi yang dapat menetapkan harga dasar yang adil, mirip dengan sistem harga acuan pada komoditas tembakau. “Kami akan terus godok agar petambak garam diuntungkan dengan hasil panennya sehingga memperoleh pendapatan maksimal,” tegas Masdawi.
Perda ini diharapkan menjadi payung hukum yang kuat, tidak hanya untuk menjamin kepastian legalitas lahan, tetapi juga untuk stabilisasi harga garam. Dengan demikian, petani dapat terhindar dari praktik-praktik yang merugikan dan mendapatkan ekonomi berkeadilan.
Perlu diketahui, berdasarkan informasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Indonesia merupakan salah satu produsen garam terbesar di dunia, dengan produksi nasional yang mencapai jutaan ton per tahun. Namun, ketersediaan lahan, legalitas, dan stabilisasi harga masih menjadi tantangan utama yang harus diatasi melalui kebijakan dan regulasi yang tepat. [zon/hay/gim]

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)