Taman Wisata Narmada miniaturnya Gunung Rinjani

Terbit: 22 Maret 2017 | 19:06 WIB

Lombok Barat NTB(MaduraExpose.com)-– Tidak Berlebihan jika beberapa pengunjung wisata di Lombok Barat dengan berbagai tanggapan yang cukup posistif serta memikat wisatawan asing terutaman keberadaan Taman narmada Lombok Barat. Taman yang memiliki berbagai macam bangunan yang memiliki nilai sejaran religius yang hingga sekarang masih dijaga dan terawat. Taman narmada merupakan satu warisan kekayaan destinasi budaya Kabupaten Lombok Barat.

Taman narmada dengan lokasi taman air yang merupakan replika dari gunung rinjani dan danau segara anak. Taman narmada merupakan salah satu tempat yang dikramatkan oleh masyarakat lombok. Taman ini konon ceritanya dibangun oleh raja anak Agung Gde Ngurah karang asem sekitar pada tahun 1727.

Pembangunan taman pada saat itu dengan tujuan agar dapat dijadikan tempat untuk berziarah sekaligus tempat beribadah tanpa harus melakukan perjalanan ke gunung rinjani. Taman narmada sendiri memilki nilai sejarah yang cukup tinggi, sehingga banyak kalangan yang ingin menggali dan mempelajarinya. Narmada sendiri di ambil dari nama sungai suci yang ada di india yaitu sungai narmada.

Taman air narmada ini ramai dikunjungi pada bulan november dan desember dimana pada bulan ini termaksud bulan ramainya kunjungan wisata dan waktu libur,selain itu juga, pada bulan itu bertepatan dengan saat waktu adanya prosesi upacara pekelem memperingati hari puja wali yang dirayakan oleh seluruh umat hindu. Didalam lokasi taman narmada terdapat mata air yang dipercaya bersumber dari dalam sungai bawah tanah gunung rinjani.

“Air ini oleh masyarakat sekitar dipercaya membuat orang awet muda, walaupun secara secara ilmiah belum ada penelitian” kata sumarto selaku kabid promosi Dispar Lobar.

Cukup dengan membasuh muka dengan ia tersebut yang di syarati oleh seorang yang dikenal dengan pemangku. Untuk saat ini, taman narmada dibuka untuk umum dan menjadi pusat rekreasi, yang banyak dikunjungi kalangan wisata baik asing maupun domestik.

“untuk berekreasi bersama keluaga cukup representatif dengan fasilitas di taman narmada sendiri cukup memadai,seperti adanya kolam renang, kuliner khas lombak, penjual kerajinan, penjualan sabu (sate bulayak),” ucapnya.

Selain itu juga, taman narmada menjadi kawasan wisata dalam melakukan acara lomba dan festifal budaya, seperti perang tupat uma islam dan hindhu, lomba mancing, playing fox, latihan renang, wisata joging dan lain-lain.

Untuk memasuki wilayah cukup membayar tiket Rp. 5.000 dari pengelolaan retribusi taman narmada lobar.
Lokasi taman narmada terletak diperbatasan lombok barat dan kota mataram dengan jarak sekita 12 KM.

(Boim)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *