Tagar Pilkada Sumenep Netral Menggema

Terbit: 16 September 2024 | 14:21 WIB

Isu kotak kosong telah berlalu, kini muncul tagar #2024 NETRAL, “Pilkada Sumenep Tidak Menggairahkan:, Benarkah?

Tahapan Pilkada Sumenep yang mulanya adem-adem saja, geliatnya mulai terlihat ketika muncul putuasn MK hingga mengantarkan pasangan calon (paslon) Ali Fikri- Unais Ali Hisyam, disingkat Final, satu-satunya rival politik Cabup petahana Achmad Fauzi, Ketua PDI Perjuangan.

Menariknya, sejumlah kiai memilih bersikap “netral” alias tidak condong kesalah satu paslon. Benarkah? Pertanyaan inilah yang menggelinding di sejumlah Grup WhatsApp (WA).

Sepintas pertanyaan “benarkah” Kiai yang memilih “netral” itu, benar-benar tak memihak ke salah satu paslon Pilkada? Atau jangan-jangan hal tersebut hanyalah “strategi” komunikasi untuk “menyimpan” rasa sungkan karena diantara kedua paslon kadung kenal baik, akrab, atau bahkan ada punya pertalian darah yang sangat dekat?.

Situasi ini tampaknya menjadi “kerumitan” tersendiri bagi masing-masing Tim pemenangan paslon yang tak lama lagi akan berkontestasi. Keruwetan komunikasi, seolah menjadi momok menakutkan hingga menyulitkan “identifikasi” siapa tokoh Kiai yang harus didekati atau diajak “sekubu” dalam tim pemenangan paslon.

Kerumitan komunikasi ini terlihat dari “bumbu” percakapan sekelompok orang dan tokoh yang lebih memilih hati-hati dengan komunikan politiknya. Ada semacam kekhawatiran, jika teman dekat yang diajak “komunikasi” ternyata pihak “lawan” yang sedang “menyusup” untuk memata-matai kekuatan lawan paslon, begitu seterusnya, membolak-balikkan pikiran dan kewaspadaan.

Benarkah pilihan netral sejumlah Kiai di Pilkada Sumenep 2024 ini hanyalah strategi komunikasi memuluskan “strategi perang” memenangkan paslon yang “sebenarnya” dalam hati sangat didukungnya. Jika itu benar, maka sangat keren, karena disisi lain, tokoh ini bisa menjaga “perasaan” paslon lain yang juga berharap dukungan dari para kiai. Maklum, di Kabupaten Sumenep ini.

Menariknya, meski banyak tokoh dan sejumlah kiai menyatakan “Netral” di Pilkada Sumenep 2024 ini, situasi politik saat ini jauh lebih kondusif dan nyaris tak ada “kampanye hitam” yang menakutkan. Semoga kondisi damai ini terus terbangun hingga seluruh proses tahapan Pilkada selesai digelar. [*]

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    HPN 2026: Pers Madura Bukan Sekadar “Tukang Foto”, Tapi Penjaga Waras di Era Digital

    Terbit: 11 Februari 2026 | 13:55 WIB EDITORIAL – Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2026 ini bukan sekadar seremoni potong tumpeng atau bagi-bagi plakat. Bagi kami di Madura Expose, momen…

    TAJUK: Menanti Nyali Kejari Sumenep—Ojo’ Mateh Angen, Segera Seret Dalang Korupsi KPU!

    Terbit: 10 Februari 2026 | 11:37 WIB MADURA EXPOSE, SUMENEP – Rakyat Sumenep bukan kumpulan orang bodoh yang bisa terus-menerus disuapi janji dan alasan teknis. Di atas tanah ini, kejujuran…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *