Syahdunya Panggilan Sahur Bahasa Madura dari Menara Al-Karawi: Warga Sumenep Tarawih Awal Jelang Sidang Isbat 2026
"Menikmati Santap Sahur Malam Pertama di Karay Ganding Sumenep Madura Jawa Timur"

oleh -244 Dilihat
Santap sahur bersama di Desa Ketawang Karay Kecamatan Ganding Sumenep Madura Jawa Timur./Ist.
Terbit: 17 Februari 2026 | 04:07 WIB

SUMENEP, MADURA EXPOSE – Suasana dini hari jelang Ramadhan 1447 H di Dusun Mandala, Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Sumenep, terasa begitu syahdu. Panggilan “Sahur, Sahur, sahur….Samangken Ampon satenga empa’ (sekarang sudah pukul setengah empat—bukan WIB)” terdengar jelas mengalun menggunakan bahasa Madura dari menara Masjid Al-Karawi.

Panggilan sahur yang khas ini menjadi penanda dimulainya hari pertama puasa bagi sebagian besar masyarakat di wilayah tersebut. Hingga berita ini diturunkan, warga di Desa Ketawang Karay sedang asyik menikmati santap sahur, mengawali ibadah puasa mereka.

Fenomena Tarawih Awal di Ketawang Karay

Momen sahur pertama ini melengkapi fenomena yang sudah terlihat pada Senin malam, 16 Februari 2026. Ribuan masyarakat di Kabupaten Sumenep, khususnya di Desa Ketawang Karay, terpantau sudah melaksanakan shalat tarawih lebih awal.

Fenomena ini menarik perhatian publik karena mayoritas jemaah yang merupakan warga Ahlussunnah Waljamaah memilih untuk memulai rangkaian ibadah Ramadhan tanpa menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Agama.

Berdasarkan pantauan langsung tim Madura Expose, geliat shalat tarawih terlihat sangat padat. Ribuan warga memenuhi masjid-masjid dan mushalla setempat dengan penuh kekompakan.

“Sudah tradisi Mas, orang-orang bilang kalau ‘Karay’ puasa hari ini, ya malamnya tanpa dikomando semua kompak shalat tarawih setelah shalat isya’,” ujar Yunda Hozaimah, warga Dusun Mandala, Desa Ketawang Karay.

Meski demikian, tidak semua warga melakukan hal serupa. Desa-desa tetangga seperti Ketawang Daleman, Gadu Barat, Gadu Timur, dan Larangan terpantau masih sepi dan memilih menunggu ketetapan resmi negara. “Oh Nggak, kalau saya dan keluarga puasanya pasti nunggu pengumuman resmi dari pemerintah,” tegas Kiai Zainuri, tokoh masyarakat Kecamatan Ganding, Selasa (17/2/2026).

Update Pemerintah: Sidang Isbat Digelar Hari Ini!

Bagi masyarakat yang memilih mengikuti keputusan negara, Kementerian Agama (Kemenag) RI dijadwalkan akan menggelar Sidang Isbat penetapan awal Ramadhan 1447 H pada Selasa, 17 Februari 2026.

Sidang yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar ini akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB. Hasil keputusan sidang yang menggabungkan metode Hisab dan Rukyatul Hilal ini diperkirakan akan diumumkan melalui konferensi pers pada pukul 19.00 – 19.30 WIB.

Berdasarkan data astronomis (hisab), terdapat potensi perbedaan awal puasa. Muhammadiyah sendiri telah menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, jika hilal tidak terlihat pada pantauan sore ini, pemerintah kemungkinan besar akan menetapkan awal puasa pada Kamis, 19 Februari 2026.

Penulis Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

Layanan Pembaca: Bagi pembaca yang ingin menyampaikan informasi, keluhan, atau mengirimkan artikel opini, silakan kirimkan melalui email resmi kami di: maduraexposenews@gmail.com

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.