
SUMENEP, MaduraExpose.com – Meski kalender telah berganti ke tahun 2026, persoalan stunting di Kabupaten Sumenep tampaknya masih menjadi “momok” yang menghantui masa depan generasi Bumi Sumekar. Berdasarkan data valid hingga penghujung 2025, tercatat sebanyak 750 balita mengalami gangguan pertumbuhan kronis, sebuah angka yang kini mencemaskan publik karena diprediksi terus merangkak naik mendekati angka psikologis 1.000 kasus jika tidak segera dijinakkan.
Sebaran kasus ini tidak main-main. Sebanyak 750 balita tersebut tersebar merata di wilayah daratan hingga kepulauan terpencil. Fakta ini memicu reaksi keras dari gedung parlemen. Anggota Komisi IV DPRD Sumenep mengingatkan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potret nyata ancaman terhadap kualitas SDM Sumenep di masa depan.
Penyebaran Merata di Darat dan Kepulauan
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Sumenep menyatakan bahwa intervensi gizi dan pemberian makanan tambahan terus dilakukan. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan tantangan yang kompleks, mulai dari faktor ekonomi hingga kurangnya akses air bersih di wilayah pelosok.
“Ini bukan angka yang kecil. Jika 750 balita sudah masuk radar, maka potensi angka riil di lapangan bisa saja mendekati seribu jika kita tidak melakukan jemput bola secara masif,” ungkap Zamrud Khan,SH, Direktur Kontra’SM di Sumenep, Kamis 29 Januari 2026.
DPRD Minta Tindakan Nyata, Bukan Seremonial
Kritik tajam datang dari legislatif. DPRD Sumenep menekankan bahwa penanganan stunting tidak boleh terjebak dalam program seremonial belaka. Evaluasi terhadap efektivitas penyaluran bantuan gizi dan edukasi kepada ibu hamil harus menjadi prioritas utama di awal tahun 2026 ini.
“Kita tidak ingin mendengar angka ini menembus seribu anak. Pemerintah daerah harus mengerahkan segala daya, termasuk kolaborasi dengan pihak swasta dan tokoh masyarakat untuk menekan angka ini sebelum terlambat,” tegas Syamsul Bahri, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep kepada awak media dalam sebuah kesempatan.
Agenda Gizi 2026: Pertaruhan Marwah Daerah
Memasuki Hari Gizi Nasional 2026, publik menunggu gebrakan nyata dari Pemkab Sumenep. Fokus intervensi diharapkan tidak hanya berpusat di perkotaan, tetapi menjangkau puskesmas-puskesmas di kepulauan yang selama ini sering terkendala akses distribusi logistik gizi.
Mampukah Sumenep menahan laju angka stunting agar tidak menyentuh angka 1.000? Ataukah data ini hanya akan berakhir di meja laporan tanpa solusi yang menyentuh akar rumput?
Reporter: Redaksi Madura Expose Editor: Ferry Arbania



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)