Sumenep 3 Terbaik Jatim: Jurus Achmad Fauzi Tekan Pengangguran
Membedah Data BPS: Mengapa Angka Pengangguran di Sumenep Terus Melorot?

oleh -158 Dilihat
Bupati Sumenep Ach. Fauzi Wongsojudo. [dok. Ferry Arbania/MaduraExpose]
Terbit: 21 Februari 2026 | 18:54 WIB

MADURA EXPOSE, SUMENEP – Dalam diskursus administrasi publik, efektivitas sebuah kepemimpinan daerah seringkali diukur dari kemampuannya mengonversi kebijakan menjadi serapan lapangan kerja. Kabupaten Sumenep, di bawah nakhoda Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, baru saja mengonfirmasi tatanan ekonomi yang dinamis dengan mencatatkan diri sebagai daerah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terbaik ketiga di Jawa Timur.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, tren pengangguran di ujung timur Pulau Madura ini menunjukkan konsistensi penurunan yang signifikan. Dari angka 2,31 persen pada 2021, Sumenep berhasil menekan angka tersebut hingga menyentuh 1,64 persen pada tahun 2025.

Filsafat Administrasi dan Re-Alokasi Sumber Daya Capaian ini bukan sekadar deretan angka statistik, melainkan manifestasi dari filsafat administrasi publik yang presisi. Bupati Achmad Fauzi dinilai berhasil menciptakan ekosistem hubungan industrial yang harmonis, di mana intervensi pemerintah daerah hadir melalui pelatihan berbasis kompetensi dan pendampingan UMKM.

“Ini menunjukkan kesempatan kerja terus terbuka dan terserap dengan baik oleh masyarakat. Pembangunan daerah berjalan seiring dengan terbukanya lapangan kerja baru,” tutur Achmad Fauzi, Sabtu (21/2/2026).

Dalam teori anggaran publik, keberhasilan menekan TPT berkaitan erat dengan ketepatan belanja daerah pada sektor-sektor produktif. Sektor pertanian, perkebunan, dan industri manufaktur di Sumenep terbukti menjadi penopang utama (backbone) yang menyerap tenaga kerja secara masif, sekaligus mencegah potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Keadilan Ekonomi dan Stabilitas Teritorial Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menegaskan bahwa Pemkab berupaya menciptakan hubungan kerja yang berkeadilan. Dengan mendorong produktivitas tenaga kerja, pendapatan masyarakat otomatis menguat, yang pada gilirannya memperkuat daya beli dan stabilitas ekonomi daerah.

HotExpose:  Simfoni Angka Arif Firmanto: Merdu di Laporan, "Fals" di Realitas Desa?

“Kami bersyukur tren penurunan pengangguran terus terjaga. Ini menandakan ekonomi daerah bergerak dinamis,” tambah pria yang akrab disapa Cak Fauzi tersebut.

Langkah taktis Pemkab Sumenep dalam menjaga hubungan industrial yang sehat menjadi preseden penting bagi daerah lain di Jawa Timur. Keberhasilan ini menempatkan Sumenep bukan hanya sebagai gerbang budaya Madura, melainkan juga sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi yang inklusif di era Presiden Prabowo Subianto.


Penulis Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose Layanan Pembaca: maduraexposenews@gmail.com

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.