Sukses Tekan Angka Stunting, Pemkab Pamekasan Terima Dua Penghargaan

Terbit: 11 November 2023 | 04:11 WIB

Pamekasan (Maduraexpose.com)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima dua penghargaan sekaligus. Pertama penghargaan sebagai daerah penurunan stunting tertinggi, dan kedua sebagai daerah dengan angka stunting terendah.

Penghargaan yang diterima pelaksana harian (Plh) Sekda Pamekasan, Nurul Widiastuti itu diberikan oleh koran harian Surya saat ulang tahun ke 34 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (9/11/2023).

“Tentunya kita patut bersyukur, ini kerja keras kita bersama. Tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat, swasta, teman-teman wartawan juga. Karena dengan pemberitaan yang seimbang menjadi penyemangat bagaimana kita menurunkan stunting secara terintegrasi,” kata Nurul usai menerima penghargaan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan dalam menurunkan angka stunting itu tidak hanya peran Dinas Kesehatan, melainkan keberhasilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan, serta dukungan semua lapisan masyarakat.

“Target kita tidak hanya rendah, tetapi nol. Bagaimana masyarakat sehat jiwa dan raganya, akhlaknya juga. Sehingga, Pamekasan hebat kita capai,” tandasnya.

Dia menerangkan, berdasarkan laporan satgas angka stunting di daerahnya terus menunjukkan angka positif. Saat ini hanya sekitar 6 persen dari sebelumnya 8 persen dari angka awal 38 persen. Artinya, angka stunting menjadi nol bukanlah target yang tidak mungkin.

“Masing-masing (OPD) sesuai dengan tupoksinya, misalnya Perikanan bagaimana memperluas bantuan-bantuan protein di wilayah wilayah yang tinggi stunting. Sementara Dinas Kesehatan tentu mengawal dari imunisasi lengkap, mengawal dari remaja, ibu hamil yang didampingi dari pihak KB,” terangnya.

Dia berharap, masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan kesehatan secara umum, mulai sejak hamil hingga lansia. Sebab stunting ini berkaitan dengan kualitas generasi bangsa Indonesia di masa yang akan datang.

“Saya berharap program ke depan jadi program prioritas sesuai arahan Presiden. Yang kita tangani ke depan kemiskinan ekstrim dan penurunan angka stunting,” pungkasnya.[]

Sumber:Pamekasankab

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

    Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

    Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

    Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *