
Sumenep (Maduraexpose.com)— Kontroversi mengenai desakan pemecatan terhadap Direktur PD. Sumekar setelah yang bersangkutan digrebek warga dan aparat saat berduaan dengan seorang perempuan cantik disalah satu perumahaan Desa Kolor Sumenep mendapat respon dari salah satu Budayawan Sumenep Tadjul Arifien R.
Tadjul mengaku tidak kenal dengan Direktur PD Sumekar, namun dirinya mencoba melihat persoalan tersebut secara logis dan positif.
“Banyak oknum pejabat yang kawin siri, hanya mereka pintar cara melakukannya sehingga tidak ada yang tahu. Saya tidak kenal dengan Dirut PD Sumekar, hanya saya berpikiran logis dan positif” terang Tadjul Arifin,R melalui pesan pribadinya yang diterima Maduraexpose.com, Sabtu malam 21 Mei 2022.
Penulis buku berjudul “Peran Ulama Dalam Perjuangan Melawan Penjajah di Sumenep” yang baru terbit ini menambahkan, pemecatan terhadap Direktur PD.Sumekar dinilai tidak perlu dilakukan.
“Bagi saya Dirut PD Sumekar tidak perlu sampai dipecat, karena apa yang dia lakukan tidak menyalahi regulasi yang memang membatasinya,” imbuhnya.
Budayawan yang juga pernah aktiv di LSM ini mengambarkan, andaikata Direktur PD Sumekar benar melakukan hal seperti yang berkembang dalam pemberitaan media, pihaknya tetap berharap yang bersangkutan diberi kesempatan.
“Andai dia salah dan kena sanksi moral, iya sudah dijalaninya dengan digoreng berhari-hari di medsos, Lalu mau diapakan lagi ?? Dia punya keluarga yang jadi tanggungannya, lalu gimana nasib keluarganya ?? Dan saat ini siapa orangnya yang betul-betul-bersih??” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, DD Direktur PD.Sumekar digrebek warga saat bersama perempuan di Perumahan Kolor Sumenep. Keduanya membuat pernyataan bermaterai 10000.
Dalam surat pernyataan bermaterai itu juga ditandatangani tiga orang saksi. Keduanya menyatakan siap menikah dan tidak akan mengulangi perbuatannya. Mereka juga mengakui perselingkuhannya selama dua bulan.
Berikut isi surat pernyataan lengkap pasangan selingkuh usai digerebek warga:
1. Tidak akan mengulangi lagi tindakan perselingkuhan di lingkungan Jl. Adi Poday RT 002 RW 005 Desa Kolor.
2. Mengakui telah melakukan perselingkuhan selama dua bulan.
3. Siap untuk menikahi dan dinikahi paling lambat bulan Juni 2022.
4. Bersedia memberikan kompensasi perbaikan jalan rabat beton sepanjang ± 160 m²/ 100 sak setara semen.
Dalam surat pernyataan itu juga diterangkan bahwa apabila dikemudian hari tidak mentaati, mereka bersedia pindah tempat tinggal atau dilaporkan kepada pimpinan.
[mm/fa/tim]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)