SMPN 2 Sampang Jadi Sarang Jin, Banyak Siswa Kesurupan

Terbit: 21 Februari 2015 | 16:30 WIB

Sampang (maduraexpose.com) – Dalam 3 hari SMPN 2 Sampang di serbu makhluk halus (Jin) yang mengganggu siswa saat proses belajar di kelas. Sehingga siswa di pulangkan lebih awal, Sabtu (21/2/2015).

Mulai hari Kamis (19/2/2015) ada gangguan makhluk halus yang merasuki siswa tetapi hanya 2 siswi, ke esokan harinya pada hari Jum’at makin bertambah siswa sebanyak 7 orang siswa yang kerasukan sedangkan hari ini jumlah siswa yang kerasukan sebanyak 15 orang siswa, sehingga dalam 2 hari siswa di pulangkan lebih awal.

Menurut salah satu staf SMPN 2 Sampang yang enggan di expose namanya mengatakan, memang benar mulai 3 hari siswa kesurupan tetapi, yang paling parah hari ini sebanyak 15 orang siswa jadi, siswa di pulangkan lebih awal dikarenakan takutnya menjalar ke siswa yang lain, tuturnya.

“Kejadiannya mulai jam kelas berlangsuang, siswa kelas 9 muai kerasukan tiba-tiba salah satu siswa menjerit dan tak sadarkan diri kemudian menjalar ke siswa yang lain sehingga merembet ke kelas 8,” tambahnya.

Saat maduraexpose mengkonfirmasi kepada salah satu siswa, Saiful yang duduk di kelas 8 mengatakan, sebanyak 15 orang lebih siswa yang kerasukan sehingga oleh pihak sekolah siswa di pulangkan lebih awal dengan alasan takut menjalar ke siswa yang lain.

“Ada sekitar 15 siswa tiap harinya yang kesurupan di SMPN 2 Sampang ini mas”, ujar Syaiful kepada MaduraExpose.com.

Semantara pihak Kepala sekolah SMPN 2 Sampang R Djiwa Setiawan, enggan memberikan penjelasan tentang kejadian tersebut.

(Ms/fer).

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *