Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

Sumenep, Madura Expose- Disadari atau tidak, posisi Nurfitriana yang tak lain istri Bupati Sumenep Busyro Karim mendadak jadi sorotan publik.

Pasalnya, wanita asal Mataram, NTB itu saat ini tercatat sebagai bakal caleg DPRD provinsi Jawa Timur priode 2019-2024.

Nur Fitriana Busyro Karim secara simbolis menyerahkan bantuan modal usaha bagi UMKM program tahap II, bertempat di hotel Utami Sumenep pada Selasa (18/9/2018) kemarin.

Banyak pihak mempertanyakan Kenapa harus Istri Bupati yang menyerahkan yang nota bene menjadi bacaleg? Kenapa Bukan Bupati sendiri atau pejabat lainnya seperti Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi maupun Sekdakab Sumenep Edy Rasiyadi.

“Apalagi sekarang tahun politik, penyerahan bantuan UMKM dinas Koperasi oleh istri bupati itu, justru bisa mengundang kecurigaan publik. apalagi yang bersangkutan jadi bacaleg,” ungkap Sapraji, SH Ketua GPMD Sumenep,Rabu 19 September 2018.

Pihqknya menduga, program bantuan penguatan modal bagi UMKM Dinas Koperasi Sumenep itu rentan dijadikan kampanye terselubung demi mengangkat popularitasnya sebagai Bacaleg DPRD Jatim.

Menurutnya, ketika seseorang mendaftar sebagai Calon Legislatif (Caleg) dan di tetapkan sebagai Bakal Caleg Sementara (BCS).

“Maka secara otomatis dia (Nurfitriana, Red) secara otomatis dia telah menjadi kader partai. Maka harusnya istri bupati tidak boleh menyerahkan bantuan sosial yang dianggarkan pemerintah. Karena dikhawatirkan menjadi ajang kampanye politik,” ujarnya kepada awak media yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Madura, Rabu 19 September 2018. (Tim/Red).

Ajm-aliansi jurnalis madura

HotNews:  Babinsa Koramil Saronggi, Ajak Warga Binaan Peduli Kebersihan Lingkungan