Sekcam Jadi Pj Kades, Kini Plt Camat Kangayan: Proyek Rp 670 Juta Disoal?

0
358
Moh Syafei, Kasi Pemerintahan

Sumenep (Maduraexpose.com)—Dugaan proyek fiktif senilai Rp 670 juta pagu anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) tahun 2019 di Desa Timur Jangjang Kecamatan Kangayan mulai disoal banyak kalangan meski hal tersebut dibantah oleh pihak terkait.

Informasi yang beredar dikalangan masyarakat menyebutkan, harusnya proyek itu direalisasikan pada tahun 2019. Saat itu, Pj Kades dipegang oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Nurullah yang saat ini ditunjuk sebagai Plt Camat setempat.

Dikonfirmasi melalui pesan WhtasApp pribadinya, Nurullah mengaku proyek tahun 2019 sudah selesai dikerjakan.
“waalaikum salam. Mohon maaf pak yang mau di clarkan apanya. Itu semua sudah saya kerjakan pada tahun 2019 program itu. Dan ini buktinya. Mohon maaf dan terimakasih,” ujar Nurulullah sambil mengirim sejumlah video pengerjaan proyek yang dibangun kepada Maduraexpose.com, Ahad 12 September 2021.

Sementara Kepala Kasi Pemerintahan Moh. Syafei dikonfirmasi soal proyek dengan pagu anggaran Rp 670 di Desa Timur Jang Jang memberikan keterangan yang sedikit berbeda dengan apa yang disampaikan Nurullah,SH.
Menurutnya, dalam APBDes Timur Jang Jang Tahun 2019, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, pada saat itu Nurullah bertindak sebagai PJ Kepala Desa Timur Jang Jang.

Dalam Point Kelalutan/Pemberbadayan dengan Pagu Anggaran Rp 670.juta. Tapi kenyataaanya realisasi penjabaran yang tertuang dalam APBDes tersebut sampai saat ini diduga tidak jelas bentuk fisiknya yang telah dibangun sesuai anggaran dimaksud di Desa Timur Jang Jang.

Menurut pria yang lebih dikenal dengan panggilan Sang Prabu ini menambahkan, pada saat itu, dirinya selaku Kasi Pemerintahan justru tidak dimasukkan sebagai Anggota Tim verifikasi.

“Jadi, saya tidak bisa memastikan tentang hal tersebut secara detail. Memang pernah ada warga yang bertanya tentang realisasi (proyek tahun 2019,Red) ini. Saya sarankan untuk datang ke Pemdes Timur Jang Jang biar tidak menimbulkan fitnah atau asumsi dan tidak ada yang didustai diantara kita,”terang Moh.Syafea melalui pesan yang diterima Maduraexpose.com.

HotNews:  Marak Penipuan CPNS, Sekdakab Sumenep: Jangan Mudah Tergoda

Pihaknya juga menyebut sering dihubungi wartawan dari beberapa Media yang menanyakan tentang apa sebenarnya yang terjadi dengan proyek tahun 2019 tersebut.

“Sebenarnya saya tidak punya otoritas dalam hal ini. Jujur saja, sampai sekarang saya masih sibuk, dan terus berusaha memperbaiki kesalahan-kesalahan saya. Walaupun saya sudah sejak lahir berlebaran, sepertinya belum ada waktu untuk mencari-cari kesalahan orang lain.”

“Tapi hasil dari bincang-bincang saya dengan teman-teman media tersebut sampai saat ini tidak pernah saya membaca berita media, baik cetak ataupun online. Saya berharap hal ini segera ada klarifikasi yang jelas biar jelas semuanya,”imbuhnya panjang lebar memberikan penjelasan dengan sanga hati-hati.

Pihaknya juga berharap kepada semua pihak terkait yang memiliki untuk bertindak dan turun tangan meninaju lokasi ataupun pagu anggaran 2019 di Desa Timur Jang Jang tersebut agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan, termasuk Nurullah ,SH, yang saat ini menjabat sebagai Plt. Camat Kangayan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Karena saya secara pribadi tidak yakin beliau akan berbuat seperti itu. Karena pasti masih ada data. Baik data secara fisik maupun secara Administration. Ada masyarakat kok, di Desa Timur Jang Jang saksinya. Mereka sebagai saksi hidup yanng melebihi kesaksian sebuah prasasti kegiatan,” sindirnya.

Sumber:—
Editor:Ferry Arbania