Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Pondok Pesantren Aswaja, Ambunten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu 14 Juni 2015. (Foto: Ferry Arbania)

MaduraExpose.com- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melalui pesan singkat kepada salah satu tim relawan BaraJP Madura menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak Bulog Madura di Pamekasan dan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Pasalnya, pada saat melakukan sidak di Gudang Bulog Sumenep dan Pamekasan, menteri yang juga Ketua Umum Muslimat NU ini tidak dibukakan pintu oleh pihak penyalur beras miskin tersebut.

“Sebenarnya saya sangat kecewa tidak dibukakan pintu dan saya langsung lapor Dirut Bulog”, demikian pesan singkat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Diberitakan MaduraExpose.com sebelumnya, Untuk memastikan kesiapan beras miskin (raskin) bagi kalangan penerima manfaat, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gudang Bulog Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu 14 Juni 2015.

Sidak dilakukan Menteri Sosial, usai mengunjungi sejumlah rumah warga yang benar-benar tidak layak huni.

Sayangnya, Ibu Menteri yang masih menjanda ini terpaksa pulang hampa, karena tak satupun pegawai Bulog terlihat batang hidungnya. Semua pintu gudang tempat penyimpanan raskin terkunci rapi. Anehnya, beberapa truk besar terlihat parkir berjajar, mengular dihalaman Bulog.

FERRY ARBANIA