
MADURA EXPOSE–Eksekusi mati terhadap ulama Syiah Syekh Nimr Al-Nimr berbuntut panjang. Dilaporkan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini tidak akan diikuti oleh warga Muslim asal Iran. Hal ini terjadi di tengah ketegangan diplomatik kedua negara akibat eksekusi mati ulama Syiah itu awal tahun ini serta konflik di Timur Tengah.
Menurut kantor berita Iran, IRNA yang dikutip Reuters, Kamis (12/5), Saudi dan Iran tidak mencapai kesepakatan soal penyelenggaraan ibadah haji menyusul putusnya hubungan diplomatik kedua negara. Menteri Budaya dan Bimbingan Islam Iran Ali Jannati
“Tidak ada kesepakatan yang disetuju dan sekarang sudah terlambat,” kata Jannati yang menyalahkan Saudi atas hal ini. Menurut Jannati, pemerintah Saudi menolak proposal mereka soal “keamanan, transportasi dan penerbitan visa bagi jemaah haji asal Iran.”
Sejak hubungan diplomatik kedua negara terputus awal tahun ini, pihak Saudi mengatakan bahwa Iran harus mendaftarkan jemaah haji mereka melalui kedutaan besar Arab Saudi di negara lain. Sementara Iran meminta agar jemaah haji mereka didaftarkan melalui Kedutaan Besar Swiss di Teheran, yang selama ini mengurusi kepentingan Saudi di Iran sejak pemerintah Riyadh menutup kantor perwakilan.
Menurut Jannati, hal inilah yang membuat perundingan mandek. “Pemerintah Saudi mengatakan jemaah haji Iran harus mendapatkan visa Saudi melalui negara ketiga karena perwakilan Riyadh ditutup di Iran,” kata Jannati.
Jannati juga mengatakan bahwa mereka “khawatir akan keamanan jemaah asal Iran selama pelaksaan ibadah haji” dan pembicaraan mengenai hal ini masih berlanjut. Kekhawatiran ini muncul menyusul insiden haji tahun lalu, saat itu lebih dari 2.000 jemaah tewas dalam tragedi di Mina, lebih dari 400 korban adalah warga Iran. Data resmi dari Saudi menunjukkan korban tewas lebih dari 700 orang.
Kementerian Haji Arab Saudi dalam pernyataannya mengatakan bahwa Iran “menolak menandatangani perjanjian sebagai finalisasi persiapan haji tahun ini dan memaksakan kehendak mereka” dalam pertemuan pada bulan lalu.
Diberitakan Al Arabiya, Saudi juga mengatakan bahwa mereka menyambut semua Muslim “dari seluruh negara-negara Arab dan Islam, negara dengan Muslim minoritas, di dunia untuk pergi haji”. Saudi menegaskan, pemerintah Iran adalah pihak yang bertanggung jawab jika warganya tidak bisa menunaikan ibadah yang merupakan salah satu dari lima rukun Islam tersebut.
“Negara yang melarang hak warganya [untuk menunaikan haji] akan mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan Tuhan dan seluruh dunia,” ujar pernyataan Saudi.
Perkara haji ini adalah satu dampak dari memburuknya hubungan diplomatik Saudi-Iran. Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran setelah muncul gelombang protes awal tahun ini usai eksekusi mati ulama Syiah atas kasus terorisme. Protes berujung anarki dengan penyerangan Kedubes Saudi di Teheran.
Pemerintah Presiden Iran Hassan Rouhani membantah terlibat dalam protes tersebut, mengatakan bahwa kekerasan itu dilakukan oleh pihak lain.
Arab Saudi juga bersitegang dengan Iran dalam konflik Timur Tengah. Saudi yang memegang paham Sunni Wahabi menuding Iran sebagai negara Syiah telah memicu konflik sektarian dengan mendukung pemberontak Houthi di Yaman dan rezim Bashar al-Assad di Suriah.
Saudi juga berang atas tudingan buruknya perencanaan haji oleh Iran terkait tragedi di Mina dan jatuhnya crane di Masjidl Haram yang menewaskan lebih dari 100 orang. Iran mendesak agar pelaksanaan haji dilakukan oleh badan independen, bukan oleh Saudi. Desakan ini diacuhkan oleh pemerintah Saudi.
Ini bukan kali pertama warga Iran tidak mengikuti ibadah haji. Tahun 1988 dan 1989 Iran juga tidak mengirim jemaah haji sebagai protes atas tewasnya 402 jemaah Iran dalam kerusuhan dalam pelaksanaan haji tahun 1987. Saat itu, jemaah haji Iran memicu kerusuhan dengan menggelar demonstrasi menentang pemerintahan Kerajaan Saudi. Iran menuding polisi Saudi menembaki warga mereka dengan senapan mesin.
Boikot haji oleh Iran kala itu juga terjadi di tengah memburuknya hubungan diplomatik. Saudi saat itu mengecam Iran yang kerap memicu kekerasan di Timur Tengah dan penyerangan kapal di Teluk Persia. (Voa-I/CNN)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)