Kehendak Sejarah, 20 Mei Diprediksi Tidak Akan Terulang

Terbit: 15 Mei 2016 | 16:39 WIB

MADURA EXPOSE–Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly As-Shiddiqie menyampaikan bahwa 18 tahun reformasi yang akan jatuh pekan depan merupakan bagian dari salah satu kehendak sejarah. Dalam reformasi pula banyak tokoh yang dihasilkan setelahnya. Dan menurutnya, kemungkinan besar peristiwa bersejarah itu tidak akan terulang.

Pada saat itu, lanjutnya, masyarakat mempunyai kesamaan di dalam kepentingan. Dan di saat itu pula masyarakat banyak mempunyai niat untuk mengubah atau melakukan perbaikan terhadap negara.

“Semua orang pada saat itu memang mempunyai kesamaan yang sama. Dan itulah puncak untuk memperbaiki negara,” tambahnya.

Harapan itu antara lain, sebagaimana ia amati ialah keinginan masyarakat mewujudkan negara yang tidak lagi bergantung pada inividu. “Yang lalu, inilah yang dicita-citakan. Harapannya negara tidak lagi bergantung pada inidividu,” sambungnya.

Pada akhirnya, seperti saat ini, nyatanya telah banyak mengalami perubahan, yakni yang paling substansial adalah sistem di dalam menentukan dan memilih pemimpin di Indonesia.

“Dari 32 tahun berkuasa, alhamdulillah sistem itu telah berubah. Namun, memang hal itu perlu juga terus diperbaharui karena belum sempurna,” katanya. (Robi/voa-isl)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *