Kasatreskrim Bikin Ulah, Wartawan Ancam Kepung Mapolres Sumenep

Terbit: 14 Mei 2016 | 17:55 WIB

MADURA EXPOSE—Buntut pengusiran wartawan yang dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Moh.Nur Amin bakal berbuntut panjang. Selain meminta permintaan maaf, wartawan mengancam akan mengepung Mapolres setempat sebagai bentuk solidaritas terhadap insan Pers dalam menjalankan tugas yang dilindung oleh Undang-Undang.

“Hari ini kita sudah sampaikan surat pemberitahuan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan rekan-rekan wartawan cetak dan elektronik ke bagian Intel Polres Sumenep,” ujar Roni Hartono, Korlap Aksi Solidaritas Wartawan Sumenep, Sabtu 14 Mei 2016.

Mantan Reporter JTV Surabaya ini menjelaskan, puluhan wartawan yang akan berunjuk rasa ke Mapolres Sumenep itu sebagai protes terhadap pelakuan Kasat Reskrim Polres Sumenep yang terkesan arogan dan secara terang-terangan melakukan pelarangan terhadap insan Pers yang tengah menjalankan tugas Jurnalistik.

“Selama ini kerjasam kita dengan seluruh elemen Polres Sumenep tak pernah ada masalah, termasuk Kapolresnya. Baru kali ini, ada Kasat Reskrim baru yang seenaknya mengusir wartawan yang meliput razia cafe,” tandasnya.

Seperti diektahui, Kasatreskrim Polres Sumenep yang baru sebulan menjabat, pada Jum’at Malam kemarin memimpin operasi ke sejumlah Cafe. Namun giliran wartawan hendak melengkapi data diruang Aula Sutanto, tiba-tiba muncul Kasatreskrim Moh Nur Amin mengusir wartawan sambil membentak-bentak. Setelah itu, anggota Reskrim dengan nada sopan, meminta ijin wartawan akan menutup pintu.

Hampir sejam kemudian, Kasatreskrim Nur Amin mendatangi kerumunan wartawan didepan pintu masuk ruangan Mapolres dan menjelaskan, kalau Kapolres Sumenep mengijinkan wartawan meliput diruangan yang sebelumnya terjadi keributan.
“Monggi silahkan kalau teman-teman ingin mengambil data”, ujar Kasat Reskrim dengan nada sopan alias tidak garang seperti sebelumnya.

Sayangnya, pindahan Kasatreskrim Polres Pamekasan ini enggan dimitai keterangan terkait operasi terhadap pengujung di dua cafe, yakni Cafe Zurin dan Cafe Ayu.

“Silahkan ambil gambarnya dulu Mas. Wawancaranya besok ya,” uar Nur Ami sambil berlalu dari kerumuan wartawan. [DA*/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *