Satlantas Sumenep Geber Motor Trail Tembus ‘Black Spot’ Saronggi

Terbit: 7 Oktober 2025 | 22:58 WIB

SUMENEP — Suara deru mesin motor trail memecah kesunyian Jalan Raya Saronggi, Kabupaten Sumenep, Selasa (07/10/2025). Bukan untuk balapan, melainkan untuk aksi heroik dalam misi kemanusiaan.

 

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep menerjunkan personelnya dalam patroli Roda Dua (R2) menggunakan motor trail, menembus kawasan yang dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan atau black spot.

 

Aksi ini merupakan upaya nyata dalam memastikan keselamatan pengguna jalan di salah satu jalur paling padat dan berliku di Sumenep.

 

Patroli Trail di Jalur Prioritas

 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Sumenep dan di bawah pengawasan ketat Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, S.H., ini dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Para petugas menembus berbagai variasi medan di Saronggi, memantau arus lalu lintas, dan memberikan imbauan keselamatan secara langsung kepada masyarakat.

 

AKP Ninit Titis Dewiyani menjelaskan bahwa fokus patroli diarahkan secara khusus ke jalur dengan potensi kecelakaan tinggi.

“Patroli ini diarahkan secara khusus ke jalur yang memiliki potensi kecelakaan tinggi, seperti di Jalan Raya Saronggi yang menjadi salah satu prioritas, karena tergolong jalur padat kendaraan dengan kondisi medan bervariasi,” ungkap Kasat Lantas.

 

Penggunaan motor trail dipilih karena efisiensi mobilitasnya sangat dibutuhkan di Kabupaten Sumenep, yang memiliki karakteristik geografis unik—mulai dari jalur berkelok, tanjakan, hingga kawasan pesisir. Kehadiran polisi dengan kendaraan yang lincah ini memastikan petugas dapat merespons secara cepat dan mengidentifikasi titik risiko di lapangan.


 

Implementasi Program Tantu Pagelaran

 

Patroli motor trail ini merupakan implementasi dari program unggulan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur, yaitu Tantu Pagelaran.

“Program ini menjadi instrumen penting untuk menciptakan kawasan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Jawa Timur,” tandas AKP Ninit.

 

 

Melalui Tantu Pagelaran, setiap satuan lalu lintas di tingkat kabupaten didorong untuk turun langsung ke lapangan (turjawali), menciptakan kawasan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

 

Kehadiran polisi di lapangan tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga menjadi bentuk pelayanan publik dan edukasi langsung kepada masyarakat.

 

“Kami tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat di jalan raya. Itu bentuk pelayanan publik yang kami pegang teguh,” tambahnya.


 

Lalu Lintas Kondusif Berkat Kehadiran Polisi

 

Efek dari kehadiran polisi secara langsung ini terbukti nyata. Selama patroli berlangsung, kondisi lalu lintas di Jalan Raya Saronggi terpantau aman, tertib, kondusif, dan tidak ditemukan insiden menonjol. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi dan kehadiran polisi secara langsung mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas.

 

 

“Kami akan terus melaksanakan patroli secara berkala di berbagai titik rawan, demi memastikan Kabupaten Sumenep menjadi wilayah dengan lalu lintas yang semakin tertib dan berkeselamatan,” pungkas AKP Ninit Titis Dewiyani.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *