Sajak-Sajak Andika Purnomo

0
776

Rindu ibu
Di kesepian malam ini ku sendiri
Termenung kaku dibawah cahaya lampu kamar
Kertas-kertas bergoyangan mengikuti irama angin perlahan
Angin ku hargai kau menghiburku saat ini agar ku tidak berlama-lama larut dalam gelapnya malam yang terombang-ambing oleh kelamnya awan
Angin tolonglah sampaikan pesanku ini pada dia
Aku rindu dan berharap dia hadir di sampingku dengan ketulusan cintanya
Katakanlah padanya ku ingin merasakan indahnya malam ini dengan pelukan kasih sayang nya
Ku harap semuanya menjadi kenyataan walaupun hanya sekejap bagaikan pelangi yg menghiasi bumi
Ibu begitu rindunya anakmu malam ini
Rindu akan pelukanmu,kasih sayangmu
Ibu maafkanlah semua yang telah kulakukan terhadapmu waktu engkau masih hidup
Malam yang kelam ini ku hanya di temani angin
Semoga pesan-pesanku ini di sampaikan oleh angin terhadapmu tentang kerinduanku ini ibu

Tentangmu
Ku duduk terdiam kaku melihat langit yang enggan berbicara
Entah ku bingung !
Ia juga membisu dengan beribu bahasa
Mungkin dirinya juga tau akan kesedihanku ini
Kini kuhanya membayangkanmu di setiap waktu,
Tak sanggup ku berkata apa, kini engkau telah pergi tanpa memikirkan perasaan ini
Haruskah air mata ini jatuh setiap waktu?
Di setiap malam ku memandangi langit penuh bintang-bintang
Kuharap engkau ada di salah satu bintang-bintang yang ku pandangi di langit itu
Tapi engkau jauh seakan hilang …
Selama ini ku berusaha mencoba untuk melupakanmu
Namun nyatanya ku tidak bisa melawan hati ini
Sempat terfikir aku ingin bertanya pada bintang-bintang
Apakah ini yang namanya cinta ?
Indahnya hanya sekejap saja
Ternyata ku terpeleset dalam harapan indah
Awalnya sempurna kurasa
Tapi kini bagaikan melekat dalam kulit hatiku
Biarlah keihklasan ini yang senantiasa menyirami
Atas perbuatan yang kau kerjakan padaku
Dan kini ku biarkan engkau tumbuh mekar indah di pot sana
Bukan lagi pot yang kau siram setiap waktu

Masaku ibu
Ibu…
Desir angin malam yang begitu lambat mempuisikan resah dari ketidak berdayaanku memahami petuahmu
Izinkan aku bersujud dan mencium kakimu lantaran khilafku terlampau tinggi
Izinkan aku kembali pada dekapan hangat kasih sayangmu seperti dulu saat aku masih sangat terlalu pagi di pangkuanmu
Engkaulah wanita terhebat yang pernah ku jumpa dan kini engkau menghilang dari hidup ini
Disaat aku terdiam kaku merenungkan saat masa mudaku yang penuh dengan masalah
Engkau yang selalu memberi energi terhadapku
Andai ku bisa putar waktu kembali
Ingin rasanya diriku selalu memberi kebahagiaan untukmu dan tak akan pernah mengulangi kesalahan di masa mudaku dulu terhadapmu
Anakmu disini sangat merindukan kasih sayangmu yang sempat engkau berikan terhadapku
Ibu…
Lihatlah anakmu disini seorang diri melangkah maju untuk menapaki jejak pada setiap garis takdirku
Maafkan anakmu ini yang selalu mengacuhkanmu dulu
Aku ingin kemabali padamu ibu…
Aku ingin selalu ada di dekatmu…
Aku ingin selalu ada untukmu…
Ku ingin menemani hari-harimu yang sempat aku acuhkan dulu
Jasamu memang tak kan pernah bisa kuhitung dengan angka dan tak tertulis oleh jasa
Oh pahlawan bangsa walau air laut menjadi tinta penaku
Anakmu disini hanya bisa berharap masa-masa itu terulang kembali dalam hidup

Tentang perasaan ini
Tidak pernah ku menduga akan mengenalimu
Tiba-tiba wajahmu terpampang di hp ku
Engkau membawa seribu sinar di kelam hati ini…
Sungguh berat untuk kulupakan.
Sangat tak mungkin untuk membenci.
Karena kau sangat berkesan.
Karena kau sangat mendalam.
Apa kau perna mendengar cinta yang bersuara meneriakkan manisnya kesedihan ?
Tinggalkan kesan yang mendalam
Tak mudah dilupakan dari mata jernihmu yang berkaca yang telah menggores hati sedalam dalamnya
Lihat aku..
Yang selalu mengisi jiwamu.
Menyapamu menghiasi hari-hari mu
Entah mengapa wajahmu kini hilang di hp ku seakan-akan hati ini redup seperti rumah tanpa cahaya lampu dan hanya nama yang terpampang di hp.ku tanpa sosok wajahmu

Andika Purnomo, penulis berkelahiran sumenep tepatnya di pamolokan. Saat ini berstatus sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep. Aktif diorganisasi Intra dan Ekstra Kampus. Ia merupakan kader PMII STKIP PGRI Sumenep dan ketua umum UKM PI STKIP PGRI Sumenep.