Said Abdullah: Soekarno Cup 2025 Sukses Cetak Talenta Muda, Banteng Jatim Juara di Bali

Terbit: 15 Desember 2025 | 21:23 WIB

MaduraExpose.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan sukses menggelar turnamen sepak bola bergengsi, Soekarno Cup 2025. Kompetisi yang berlangsung di Bali pada 5–13 Desember 2025 ini diikuti oleh delapan tim perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Papua.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, menegaskan komitmen partainya untuk mendorong pengembangan talenta muda sepak bola nasional melalui ajang ini. Soekarno Cup disebutnya sebagai ruang penting untuk mengasah prestasi, mental bertanding, dan kedisiplinan generasi muda.

“Sepak bola adalah olahraga bergengsi di tingkat dunia. Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan potensi besar dan talenta yang melimpah. Karena itu, kami merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi membangun ekosistem kompetisi sepak bola bagi anak-anak muda,” ujar Said Abdullah dalam keterangannya.

Respons Positif dan Final Dramatis

Said menjelaskan bahwa Soekarno Cup telah digelar dua kali (2024 dan 2025) dan mendapat respons positif dari kalangan muda di seluruh Indonesia. Antusiasme peserta dan penonton membuktikan bahwa kompetisi ini dibutuhkan sebagai wadah pembinaan.

Puncak turnamen adalah partai final yang mempertemukan skuad muda DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, yang dikenal sebagai Banteng Jatim, melawan tim tuan rumah, Banteng Bali.

Laga final yang digelar pada 13 Desember 2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, berjalan dramatis di hadapan sekitar 20 ribu penonton. Banteng Jatim berhasil menjuarai Soekarno Cup 2025 setelah menang dengan skor akhir 4–2.

“Saya bangga dengan anak-anak Banteng Jatim. Meski tampil di kandang lawan, mereka memiliki mental juara, tidak grogi, dan tidak kalah mental meski dalam tekanan penonton Banteng Bali. Bravo untuk Banteng Jatim,” puji Said.

Proses Pembinaan dan Komitmen Lanjutan

Said mengungkapkan, Banteng Jatim direkrut dari kader-kader pesepak bola muda berbakat dari berbagai kota di Jawa Timur. Sejak Oktober 2025, tim ini menjalani sembilan kali uji coba melawan klub-klub sepadan, serta mengikuti pemusatan pelatihan di Wisma Perjuangan, Kota Batu, Jawa Timur.

Proses pelatihan tersebut mencakup keterampilan, mental, kedisiplinan, dan kekompakan tim. Said menekankan filosofi bahwa “proses yang baik menghasilkan capaian yang baik.”

Ke depan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengasah bakat para pemain Banteng Jatim. Mereka akan didampingi secara berkelanjutan untuk mengembangkan talenta hingga berkiprah sebagai pesepak bola profesional dan mencapai puncak karier mereka.**

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Haji Her di Hyatt dan Teka-teki KPK

Terbit: 10 April 2026 | 00:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – JAKARTA – Tokoh sentral industri tembakau Madura, Khairul Umam alias Haji Her, akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pusaran…

Beli Elpiji 3 Kg Pakai Retina Mata? Said Abdullah: Jangan Hamburkan Anggaran!

Terbit: 6 April 2026 | 23:20 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melemparkan usulan revolusioner guna membendung kebocoran subsidi energi yang kian membengkak. Politisi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *