Said Abdullah Dorong Koperasi sebagai Pilar Demokrasi Ekonomi Gotong Royong

Terbit: 9 Agustus 2025 | 04:38 WIB

Sumenep, Madura Expose – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan posisinya dalam diskursus ekonomi nasional dengan memproklamirkan koperasi sebagai jalan konstitusional menuju demokrasi ekonomi yang sejati dan berkeadilan. Pernyataan strategis ini disampaikannya melalui sebuah video yang diputar pada pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kader Penggerak Koperasi di Sumenep, Senin (30/06/2025).

Di hadapan ratusan kader militan yang berasal dari berbagai daerah di Madura, Said Abdullah mengapresiasi dedikasi mereka dalam menggerakkan roda ekonomi rakyat melalui koperasi. Ia menyebut upaya ini sebagai langkah progresif yang sejalan dengan ideologi partai dan cita-cita Proklamator.

“Saya bangga luar biasa kepada segenap kader PDI Perjuangan Jawa Timur yang telah memilih jalan yang benar bagi terwujudnya demokrasi ekonomi kita,” ujar Said, menggambarkan koperasi bukan sekadar entitas bisnis, melainkan sebuah instrumen politik ekonomi yang esensial.

Koperasi: Kolektivitas, Kesetaraan, dan Ekasila

Said Abdullah, yang juga merupakan anggota DPR RI, mengartikulasikan bahwa esensi koperasi jauh melampaui sekadar akumulasi modal. Koperasi, menurutnya, adalah manifestasi dari kolektivitas dan kesetaraan, di mana setiap anggota memiliki kedudukan yang setara, tanpa memandang besar-kecilnya setoran modal. Konsep ini secara tegas menolak oligarki ekonomi dan praktik-praktik kapitalisme yang sering kali menempatkan pemilik modal di atas segalanya.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa koperasi merupakan penjelmaan paling konkret dari nilai-nilai gotong royong atau Ekasila yang digagas oleh Bung Karno. Ekasila, yang menekankan pada semangat kebersamaan dan tolong-menolong, menjadi landasan ideologis yang membedakan koperasi dari entitas bisnis lainnya.

“Nilai-nilai koperasi mengajarkan untuk saling membantu, menenggang rasa, jujur, dan memikul tanggung jawab masing-masing untuk kesuksesan bersama. Oleh sebab itu, semangat itu harus ada terlebih dahulu,” paparnya, menegaskan bahwa kapital sosial (nilai-nilai kebersamaan) lebih fundamental dari pada kapital finansial (modal uang).

Membangun Ekosistem Ekonomi Berbasis Gotong Royong

Menanggapi pelatihan yang diselenggarakan di setiap Daerah Pemilihan (Dapil) se-Jawa Timur, Said menyambutnya sebagai strategi rekrutmen dan kaderisasi yang vital. Ia berharap pelatihan ini mampu mencetak kader-kader koperasi yang tidak hanya memiliki semangat ideologis, tetapi juga memiliki kompetensi manajerial dan teknis yang mumpuni.

Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem ekonomi koperasi yang terintegrasi dan mampu merangkai rantai pasok (supply chain) produksi dan konsumsi.

“Saya berharap koperasi yang dipelopori oleh masing-masing kader di tiap-tiap DPC bisa merancang model bisnis yang tepat, dikelola dengan tata kelola (governance) yang baik, dan bisa menjadi ekosistem ekonomi koperasi yang lebih besar ke depan, yang merangkai rantai pasok produksi dan konsumsi untuk kebutuhan anggota se-Jawa Timur dan pasar yang lebih luas,” tutupnya. Hal ini menunjukkan visi Said Abdullah untuk tidak hanya menciptakan unit-unit koperasi yang berdiri sendiri, melainkan sebuah arsitektur ekonomi kolektif yang solid dan berkesinambungan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Siasat Ganda Prabowo: Tarik Utang Rp781 Triliun, Gandeng China ‘Sulap’ Sampah Jadi Cuan!

Terbit: 13 Maret 2026 | 20:25 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai memetakan arsitektur keuangan negara yang agresif sekaligus taktis untuk tahun anggaran mendatang.…

Tiket Terakhir Sekda: Tiga Kepala Dinas dalam ‘Genggaman’ Bupati Fauzi

Terbit: 23 Februari 2026 | 01:13 WIB MADURA EXPOSE, SUMENEP – Teka-teki mengenai siapa yang akan menduduki kursi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep akhirnya memasuki babak krusial. Setelah melalui…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *