Rumah Sakit Era Busyro Dikeluhkan, Bupati Achmad Fauzi Siapkan Solusi

Terbit: 30 Maret 2021 | 22:18 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)– Pelayanan RSUD Abuya Kangean di Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikeluhkan masyarakat karena nyaris tak ada bedanya dengan Puskesmas. Menjawab keluhan masyarakat tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan di rumah sakit yang baru diresmikan pada September 2020 lalu itu.

Menurut orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini, proses pemenuhan sarana dan prasarana di rumah sakit itu butuh waktu dan anggaran.

“Tapi yang paling penting di sana sekarang sudah ada rumah sakit, dan pelan-pelan pelayananya pasti kami tingkatkan. Gedungnya saja, kan, baru selesai dibangun tahun kemaren, tentu peralatan belum lengkap,” urainya.

“Sekali lagi ke depan pasti kami tingkatkan kualitas pelayanannya. Baik fasilitas maupun SDM, seperti dokter spesialis yang dibutuhkan, pasti kami lengkapi. Cuma memang butuh proses,” tegasnya.

Sebelumnya, salah seorang warga kepulauan, Mustari berharap kepada pemangku kebijakan agar ke depan fasilitas dan pelayanan rumah sakit Abuya Kangean ditingkatkan. Sehingga ketika ada masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan lebih lanjut, atau tidak bisa ditangani di Puskesmas, tidak perlu dirujuk ke rumah sakit di daratan. [koma]
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *