Relokasi PKL Bergolak,LSM: Akibat Tata Ruang Kota Tak Profesional

Terbit: 22 Agustus 2016 | 23:34 WIB

MADURA EXPOSE–Ketua LSM Super Ach. Zaini menilai kisruh relokasi PKL Taman Adipura ke Area Lapangan giling terkesan dipaksakan dengan tanpa melihat situasi dan kondisi seperti tempat relokasi yang layak dan mampu membangkitkan perekonomian para pedagang yang bernasib malang tersebut.

Pihaknya menambahkan, semrautnya relokasi PKL di area lapangan Giling saat ini menunjukkan tidak profesionalnya pihak terkait dalam menerjemahkan kebijakan yang ada. Akibatnya, lanjut pria berkumis ini, ratusan pedagang yang dikorbankan, baik disadari atau tidak.

“Ini akibat tata ruang kota yang tidak profesional. Harusnya, sebelum dipindah baca dulu situasi dan kondisinya,” terang Zaini, Ketua LSM Super kepada Maduraexpose.com.

Kritik pedas juga disampaikan tokoh ulama kharismatik yang juga dikenal Kiai Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, yakni KH.Taufiqurrahman FM. Beliau menyarankan pemerintah daerah untuk segera memfasilitasi tempat jualan yang lebih layak, meski tidak harus di taman bunga.

“Carikan lokasi lain, selain di Giling yang sekiranya bisa memulihkan ekonomi mereka,” ujar KH.Taufiqurrahman melalui pesan khusus yang diterima MaduraExpose.com. [Ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *