Ratusan PKL Taman Bunga saat berunjuk rasa ke kantor Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Dok.Maduraexpose.com)
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Ketua LSM Super Ach. Zaini menilai kisruh relokasi PKL Taman Adipura ke Area Lapangan giling terkesan dipaksakan dengan tanpa melihat situasi dan kondisi seperti tempat relokasi yang layak dan mampu membangkitkan perekonomian para pedagang yang bernasib malang tersebut.

Pihaknya menambahkan, semrautnya relokasi PKL di area lapangan Giling saat ini menunjukkan tidak profesionalnya pihak terkait dalam menerjemahkan kebijakan yang ada. Akibatnya, lanjut pria berkumis ini, ratusan pedagang yang dikorbankan, baik disadari atau tidak.

“Ini akibat tata ruang kota yang tidak profesional. Harusnya, sebelum dipindah baca dulu situasi dan kondisinya,” terang Zaini, Ketua LSM Super kepada Maduraexpose.com.

Kritik pedas juga disampaikan tokoh ulama kharismatik yang juga dikenal Kiai Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, yakni KH.Taufiqurrahman FM. Beliau menyarankan pemerintah daerah untuk segera memfasilitasi tempat jualan yang lebih layak, meski tidak harus di taman bunga.

“Carikan lokasi lain, selain di Giling yang sekiranya bisa memulihkan ekonomi mereka,” ujar KH.Taufiqurrahman melalui pesan khusus yang diterima MaduraExpose.com. [Ferry]