Rekonstruksi Pembunuh Mertua diluar TKP

Terbit: 30 Oktober 2015 | 12:38 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com- Menjaga kemungkinan yang tak diinginkan, rekonstruksi pembunuhan sadis oleh Benni terhadap kedua mertua dan istrinya terpaksa digelar diluar TKP.

“Rekosntruksi diluar TKP tanpa menghilangkan adegan sebenarnya demi menjaga keamanan dan psikologis keluarga korban”, terang Kapolres Sumenep AKBP Rendra Radita Dewayana, melalui Kasat Reskrim I Gede Pranata Wiguna.
Benni dijerat pasal 44 Ayat 3 UU RI No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Tindak Pidana dalam Rumah Tangga dengan ancaman 15 tahun penjara, Pasal 240 KUHP dengan Pembunuhan Berencana, Pasal 338 Kasus Pembunuhan, dan Pasal 80 Ayat 2 UU RI no 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ada sebelas adegan dalam rekonstruksi ini. Reka ulang dilakukan mulai dari tibanya pelaku di terminal Arya Wiraraja menuju rumah korban hingga pelaku sembunyi dirumah tetangga usai membunuh korban”, imbuhnya kepada awak media.

Seperti diketahui, Benni berhasil dibekuk aprat kepolisian pada Kamis malam (22/10) lalu sekitar pukul 19.30 WIB di sebuah rumah kosong berlantai dua tak jauh dari rumah korban. Tiga korban yang meregang nyawa ditangan pelaku tak lain Abd Rahman (60) Suhairiyah (55) mertua pelaku dan Saradina Rahman (32) mantan istrinya yang gagal dirujuk kembali.

(bbs/mex/fer)

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Sinyal Damai Trump di Hari Raya: Janji Kebebasan Beragama dan Kejutan Pesan Idulfitri 2026

Terbit: 21 Maret 2026 | 20:32 WIB MADURAEXPOSE.COM | WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi menyampaikan pesan Idulfitri kepada komunitas Muslim di seluruh dunia, khususnya di Amerika…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *