Puan Maharani: Indonesia Kehilangan ‘Patriot Bangsa’ Jenderal Tri Sutrisno
#Duka Puan Maharani: Selamat Jalan Jenderal Tri Sutrisno, Patriot Bangsa

oleh -221 Dilihat
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno.
"Patriot Bangsa: Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut wafatnya Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno sebagai kehilangan besar bagi Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Dok. Tangkapan Layar X @puanmaharani_ri)"
Terbit: 3 Maret 2026 | 02:39 WIB

JAKARTA – Ketua DPR RI, Puan Maharani, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno. Melalui pernyataan resminya, Selasa (3/3/2026), Puan menyebut sosok almarhum sebagai “Negarawan Sejati” yang telah mewariskan jejak keteladanan yang tak ternilai bagi perjalanan bangsa.

“Hari ini kita kehilangan seorang patriot bangsa, Bapak Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Terima kasih atas jejak keteladanan yang diberikan selama ini,” ungkap Puan Maharani dalam pesan duka citanya. Cucu Proklamator Bung Karno ini juga mendoakan agar keluarga besar yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi kehilangan besar ini.

Simbol Stabilitas dan Etika Politik Dalam kacamata Teori Administrasi Publik dan Politik Nasional, Tri Sutrisno adalah figur yang mampu menjembatani berbagai faksi di masa transisi kepemimpinan nasional. Puan Maharani, sebagai representasi lembaga legislatif, tampaknya melihat sosok Pak Tri sebagai cermin integritas seorang prajurit yang bertransformasi menjadi pemimpin sipil tanpa kehilangan jiwa ketaatannya pada Pancasila.

Penghormatan dari Ketua DPR RI ini menegaskan bahwa dedikasi Tri Sutrisno diakui secara lintas lembaga dan lintas generasi. Sebagai mantan Panglima ABRI dan Wapres, jasa-jasanya dalam menjaga stabilitas nasional menjadi catatan emas dalam sejarah politik Indonesia yang kini menjadi warisan bagi para pengambil kebijakan di Senayan.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin ya rabbal alamin,” pungkas Puan. Indonesia hari ini merunduk, melepas salah satu putra terbaiknya menuju keabadian.


Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

HotExpose:  LOGIKA JUNGKIR BALIK: Misteri 'Doublethink' di Lingkaran Tahta

Layanan Pembaca:
Sampaikan pesan duka atau opini Anda melalui: maduraexposenews@gmail.com.

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

No More Posts Available.

No more pages to load.