Duka ‘Srikandi Laut’ untuk Sang Jenderal: Susi Pudjiastuti Kenang Dedikasi Tri Sutrisno

Terbit: 3 Maret 2026 | 00:54 WIB

PANGANDARAN – Ungkapan belasungkawa atas berpulangnya Wakil Presiden RI ke-6, Jenderal TNI (Purn) Tri Sutrisno, terus mengalir dari berbagai penjuru tanah air. Salah satu yang menarik perhatian publik adalah pesan duka mendalam dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Melalui unggahan di media sosialnya, tokoh perempuan yang dikenal eksentrik namun berdedikasi ini menyampaikan penghormatan terakhirnya bagi sang jenderal legendaris, Selasa (3/3/2026).

“Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Duka cita yang mendalam atas berpulangnya Wakil Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno,” tulis Susi Pudjiastuti. Bagi Susi, almarhum bukan sekadar tokoh militer, melainkan representasi dari pengabdian tanpa batas bagi bangsa dan negara yang patut diteladani generasi masa kini.

Sinergi Integritas Lintas Generasi Dalam perspektif Administrasi Publik dan Etika Kepemimpinan, interaksi antara Susi Pudjiastuti dan jejak sejarah Tri Sutrisno mencerminkan sebuah estafet integritas. Keduanya dikenal sebagai figur yang memiliki karakter kuat dan tidak kompromistis terhadap prinsip-prinsip kedaulatan negara. Jika Tri Sutrisno menjaga kedaulatan teritorial di masa transisi Orde Baru, Susi dikenal sebagai penjaga kedaulatan laut Indonesia di era modern.

Kehadiran narasi duka dari Susi Pudjiastuti seolah memberikan penegasan bahwa warisan moral Pak Tri melintasi berbagai bidang pengabdian. “Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tambah Susi.

Kehilangan sosok Tri Sutrisno memang menjadi duka kolektif. Di tengah krisis keteladanan kepemimpinan, kenangan akan kesederhanaan sang jenderal dan keberanian tokoh seperti Susi Pudjiastuti menjadi oase bagi masyarakat yang merindukan figur-figur “bersih” di panggung nasional.

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

Layanan Pembaca: Kirim informasi atau apresiasi Anda ke: maduraexposenews@gmail.com.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Presiden Prabowo Tinjau Gudang Bulog Magelang: Stok 7.000 Ton Aman, Kualitas Jadi Harga Mati

Terbit: 20 April 2026 | 13:30 WIB MAGELANG, MaduraExpose.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/04/2026). Langkah strategis…

Ultimatum Manis Menkeu

Terbit: 15 April 2026 | 20:00 WIB JAKARTA – Kebijakan fiskal terkait industri hasil tembakau kembali memasuki babak krusial. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meluncurkan ultimatum strategis terhadap peredaran rokok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *