Bupati Sumenep Busyro Karim. Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE– Belum selesai program 99 hari kerja Bupati Sumenep A.Busyro Karim, sejumlah pendukung utama saat Pilkada 2015 lalu dikabarkan mulai banyak yang mundur teratur. Berbagai alasan pun muncul kepermukaan, diantaranya mereka merasa kecewa karena orang yang selama ini mendukung penuh merasa tidak diperlukan lagi.

“Sebenarnya banyak pendukung Buya (Bupati Busyro,Red) yang kecewa. Kalau saya kecewanya karena pada saat serap aspirasi di Pendopo sama sekali tidak mengakomodir suara petani. Padahal waktu itu saya pendukung utama dan kami membawa kepentingan wong cilik. Bukan urusan pribadi lho..,” terang Kidemang kepada Madura Expose, Senin 23 Mei 2016.

Sementara Ainur Rahman, yang juga pendukung utama Busyro Karim beralasan sudah jenuh dengan hiruk pikuk dunia politik yang saat ini dirasa mulai bersaing tidak sehat. Saking kesalnya, pria yang biasa dipanggil Inung ini melampiaskan kekesalannya di media sosial facebook. Berikut status terbarunya:

Jenuh bergabung di Partai politik
Lelah bermanis manis dibibir saja

“Tikam dr belakang, kawan lengah diterjang lalu sibuk mencari kambing hitam” kata lagu Iwan Fals.

Tarkadang aku ingin melihat huru hara, kekacauan dan Perang.. (realita)

Tdk ada teman Abadi,, tdk ada sahabat dsb
yang ada hanya kepentingan saja.

[fer]

HotNews:  Babinsa Koramil 0827/21 Ra`as Melaksanakan Anjangsana Bersama Warga Binaan