Ilustrasi/net
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

POLICELINE.CO– Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyatakan pihaknya akan melakukan gugatan pada KPU Papua dan KPU Pusat.

Hal itu terkait kegagalan PBB masuk menjadi salah satu peserta Pemilu 2019.

“Partai (PBB) sangat dirugikan dan dipermainkan KPU,” ujar Yusril saat dikonfirmasi awak media, di Jakarta, Minggu (18/2/2018).

Mantan Menteri Hukum dan HAM ini berencana akan menggugat dan mempidanakan KPU Papua dan KPU Pusat.

“Bukan saja akan menggugat KPU Papua dan KPU Pusat, tapi juga akan mempidanakan mereka. Kami (PBB) ingin membongkar dugaan bawa ada konspirasi menggagalkan PBB ikut Pemilu dengan memperalat KPU,” ungkap Yusril.

Yusril pun menegaskan akan menggugat secara perdata dan melawan secara pidana.

“Semuanya, bukan saja akan kami gugat secara perdata, tapi juga akan kami lawan secara pidana” tegas Yusril kepada media.

Ia pun telah lama menduga partainya selalu dihalang-halangi dalam mengikuti Pemilu.

“Sebagai partai Islam moderat dan nasionalis, selalu dihalang-halangi ikut pemilu oleh kekuatan sekular dan kiri anti Islam. Sekuat tenaga kami akan melawan,” kata Yusril.

Diketahui, PBB dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi sarat di satu kabupaten, yakni Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua. Sementara seluruh provinsi, kabupaten dan kota lainnya, PBB lolos, kecuali di Manokwari Selatan.

(trb)

HotNews:  Mahfud MD Dinilai Sudah Berulangkali Membuat Gaduh