
MADURA EXPOSE—Belum kerig trauma sejumlah wisatawan Sumenep tekait matinya mesin perahu yang ditumpangi sejumlah wisatawan, kini muncul persoalan baru yang tak kalah meresahkan, yakni adanya preman pelabuhan yang sangat meresahkan wisatawan dari luar yang hendak berkunjung ke Pulau Gili Labak, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Mohammad Anwar, salah satu Biro Travel jelajah mengugkap fakta memalukan yang dilakukan sejumlah preman kacangan, yang sering bikin ulah dengan cara memalak para wisatawan luar dengan cara meminta pungutan secara paksa. Modusya, para preman ini menggunakan karcis dengan tarif Rp 10 ribu per pegunjung yang hendak menuju Pantai Wisata Gili Labak.
“Ulah mereka itu sangat meresahkan bagi para wisatawan. Kami sudah bayar paket wisata kok masih dimintai karcis dengan alasan macem-macem. Coba hitung saja, kalau satu bus berisi 40 wisatawan, maka otomatis kami harus mengeluarkan uang lagi sebesar Rp 400 ribu,” keluhnya kepada awak media di Sumenep.
Biro travel ini juga sempat mengeluhkan angkutan wisatawan yang melalui jalur laut dari pelabuhan Kalianget menuju Pulau Gili Labak dinilai tidak maksimal dari sisi kenyamanan, terlebih soal keamanan wisatawan yang masih dibawah standar.
Rupanya ulah preman yang memanfaatkan wisatawan luar Sumenep yang hendak ke Gili Labak itu sampai juga ditelinga Kepal Disbudparpora Sumenep, Sufianto. Pihaknya mengaku secepatnya berkooridinasi degan pihak Syahbandar Pelabuhan Kalianget. Namun dari hasil pengecekan sementara, mantan Kabag Humas Protokol Pemkab ini tidak membantah adanya aksi premanisme yang terjadi di pelabuhan.
“Ternyata hasil kroscek dilapangan, preman karcis itu hanya sebagian kecil saja dialami biro tertentu,” dalihnya memberikan penjelasan kepada awak media. [Awi/fer]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
