Hairul Anwar bersama Sandiaga Uno saat Kampanye di Sumenep (Foto kolase Ferry Arbania/Maduraexpose)

Sumenep (Maduraexpose.com)–Aktivis Garda Pemuda Reformasi Sumenep (GPRS) mendukung wacana pencalonan Hairul Anwar, yang belakangan mencuat bakal menjadi salah satu kandidat dalam pesta demokrasi tingkat Pilkada Sumenep yang dijadwalkan 2020 mendatang.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Menjadi pemimpin daerah jaman now tak cukup hanya sukses menjadi pengusaha. Kepemimpinan itu butuh kecerdasan dan komitmen tinggi untuk kesejahteraan masyarakat yang di pimpinnya. Kriteria itu kami lihat ada pada sosok Mas Hairul Anwar,” demikian diungkap Muhammad Irfan Toyyib, salah satu fungsionaris GPRS di Sumenep, Selasa 8 Oktober 2019.

Ditanya apakah dirinya kenal dekat dengan sosok Hairul Anwar, dengan santai dia hanya melempar senyum sambil menjelaskan, bahwa penilaiannya tidak dibuat-buat.

“Satu saja saya contohkan, di Kabupaten Sumenep ini siapa sih laum mellineal yang tidak tau gua soekarno. Nah, dari hal ini saja kelihatan kalau Mas Hairul itu memiliki kemampuan luar biasa dalam membaca peluang. Target beliau selama ini fokus pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tandasnya.

Irfan juga melihat, kekuatan politik dan ekonomi sangat menentukan nasib Sumenep kedepan. Apalagi sampai saat ini, tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumenep terus merangkak.

“Mas Hairul itu peduli banget terhadap masyarakat miskin. Wajar dong kalau dia sangat dekat Mas Sandiaga Uno (mantan Cawapres Prabowo Subianto, Red.). Bisa saja program Ok Oce DKI itu kita garap di Sumenep,” imbuhnya menjelaskan.

Pihaknya juga melihat, pasca kepemimpinan Bupati Busyro Karim, belum ada figur yang benar-benar memiliki basis massa yang siginifikan dalam perhelatan Pilkada mendatang.

“Maka, ini adalah timing yang tepat untuk maju meraih kursi Bupati di Pilkada Sumenep mendatang,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada Pilpres 2019 lalu, Hairul Anwar dipercaya menjadi Ketua Pemenangan Prabowo Sandi (PADI). Tak tanggung-tanggung, berdasarkan hasil perolehan suara Capres Cawapres nomor urut 02 sangat fantastik. Dari hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu 2019 oleh KPU tingkat Kabupaten, Prabowo-Sandi mengantongi perolehan sebanyak 436.931 suara. Sementara pasangan Jokowi-Amin hanya 242.305 suara. Rekapitulasi KPU Sumenep itu dilakukan sejak 30 April hingga 4 Mei 2019 silam. (fer)

HotNews:  Tak Hanya Media, Warga Biasapun Jadi "Korban" Nyinyir Wakil Ketua DPRD Sumenep,Kemana Soengkono?