
SUMENEP – Gema tawa dan aroma hidangan buka puasa di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (09/03), seolah menjadi oase optimisme. Di sana, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo tengah membakar semangat para punggawa Sumenep Calendar of Event (SCE) 2026. Narasi yang dibangun seragam: pariwisata adalah motor, festival adalah bahan bakar, dan ekonomi kreatif adalah tujuannya. Namun, tepat di luar tembok keraton yang kokoh, sebuah tragedi sunyi sedang mengintai masa depan Bumi Sumenep: 1.789 balita didiagnosis mengalami stunting.
Etalase Pariwisata vs Realitas Gizi
Secara Administrasi Publik, kebijakan SCE 2026 adalah upaya branding daerah yang sah. Namun, meminjam teori Prioritas Anggaran (Budgetary Priority), muncul pertanyaan fundamental: sejauh mana efektivitas festival dalam mendongkrak kesejahteraan jika fundamental sumber daya manusia (SDM) kita sedang keropos?
Data Dinas Kesehatan P2KB Sumenep per Januari 2026 mencatat prevalensi stunting mencapai 3,2 persen. Angka ini bukan sekadar statistik; ini adalah 1.789 nyawa yang terancam gagal tumbuh secara kognitif maupun fisik. Ironinya, wilayah dengan kekayaan laut melimpah seperti Sapeken, Masalembu, dan Kangayan justru menjadi penyumbang kasus tertinggi. Ini adalah Paradoks Kelimpahan—di mana protein berenang di depan mata, namun tak sampai ke piring makan balita.
Kritik Virzannida: Digital Distraction dan Defisit Pendampingan
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Virzannida Busyro, melontarkan kritik yang segar namun menampar. Putri mantan Bupati KH A. Busyro Karim ini mengungkap fakta sosiologis yang getir: stunting di Sumenep bukan melulu soal kemiskinan, melainkan “Kejahatan Pengabaian”.
Dua dari tiga kasus stunting dipicu oleh minimnya pendampingan orang tua. Fenomena orang tua yang lebih asyik “berselancar” di media sosial daripada menyuapi anak dengan gizi seimbang adalah potret dekadensi pola asuh di era digital. Belum lagi pola migrasi warga kepulauan yang menitipkan anak pada nenek (pengasuhan pengganti) demi merantau, yang mengakibatkan rantai asupan nutrisi terputus.
Politik Anggaran: Antara Festival dan Intervensi Gizi
Secara politis, Virzannida menyayangkan pemotongan anggaran pengentasan stunting dari pusat yang tak lagi menjadi program prioritas nasional. Di sinilah nyali Pemerintah Kabupaten Sumenep diuji. Jika Bupati Fauzi meminta penyelenggara SCE meningkatkan kualitas event, maka sudah sepatutnya kualitas intervensi gizi juga dinaikkan ke level “festival”.
Jangan sampai kemasan SCE 2026 begitu megah secara visual, namun keropos secara substansi sosial. Investasi pada festival bersifat temporary (sementara), namun investasi pada gizi balita adalah long-term investment untuk ketahanan daerah.
Sumenep tidak butuh anak-anak yang hanya menjadi penonton festival di masa depan; Sumenep butuh generasi yang otaknya cukup gizi untuk menjadi aktor pembangunan. Tanpa sinkronisasi kebijakan yang radikal antara pariwisata dan kesehatan, SCE 2026 dikhawatirkan hanya akan menjadi kosmetik di atas wajah daerah yang sedang pucat karena malnutrisi.



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)