MADURA EXPOSE – Siapa sangka, destinasi wisata yang kini dijuluki sebagai “Maladewa-nya Jawa Timur” ini dulunya punya nama yang bikin bergidik: Pulau Tikus. Namun, jangan salah sangka dulu. Di balik nama uniknya, pulau ini menyimpan keajaiban alam yang sanggup menyihir siapa pun yang datang.
Transformasi Dari Pulau Tikus Menjadi Gili Labak
Secara administratif, pulau cantik ini terletak di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep. Dahulu kala, warga lokal menjuluki tempat ini sebagai Pulau Tikus. Alasannya cukup sederhana namun unik: pulau seluas 5 hektar ini dulunya tidak berpenghuni dan didominasi oleh sarang tikus tanah.
Namun, seiring berjalannya waktu, keindahan bawah lautnya mulai tercium oleh para pelancong. Nama Gili Labak pun lahir dan kini jauh lebih populer di telinga wisatawan mancanegara.
Mengapa Anda Harus Ke Sini?
Gili Labak bukan sekadar pantai biasa. Ada beberapa alasan mengapa tempat ini menjadi incaran para traveler:
Pasir Putih Bak Tepung: Hamparan pasir putihnya sangat halus, kontras dengan biru toska air lautnya yang jernih seperti kaca.
Taman Laut yang Perawan: Bagi pecinta snorkeling dan diving, terumbu karang di sini masih sangat terjaga. Anda bisa melihat ribuan ikan warna-warni hanya beberapa meter dari bibir pantai.
Ketenangan Hakiki: Dengan fasilitas yang masih minim dan alami, pulau ini menawarkan suasana privat. Cocok bagi Anda yang ingin “kabur” sejenak dari hiruk-pikuk kota.
Panduan Menuju Sang “Surga Tersembunyi”
Untuk mencapai Gili Labak, para pembaca bisa menempuh jalur laut menggunakan perahu atau kapal kayu rakyat. Ada dua titik keberangkatan utama:
Pelabuhan Kalianget
Pelabuhan Tanjung
Perjalanan akan memakan waktu sekitar 1 hingga 2 jam, tergantung kondisi ombak. Meski harus menyeberang laut, rasa lelah akan langsung terbayar lunas begitu kaki menginjakkan pasir putih di dermaga alami Gili Labak.
Tips Liburan ke Gili Labak:
Mengingat kondisinya yang masih sangat alami, sangat disarankan bagi pengunjung untuk membawa perbekalan yang cukup dan yang terpenting: Jangan meninggalkan sampah apapun di pulau ini!
“Punya pengalaman seru di Gili Labak? Bagikan cerita Anda di kolom komentar atau kirim foto liburan Anda ke Redaksi Madura Expose!”
[Red/Maduraexpose]






