Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURA EXPOSE–Warga Desa Giliraja, Kecamatan Gili Genting, mendatangi Kantor Pemkab dan Gedung DPRD Sumenep meminta perwakilan mereka di Komisi II segera menindak lanjuti mangkraknya proyek pembangunan listrik tenaga diesel (PLTD) di tempat mereka sejak 3 tahun terakhir.

“Kami datang untuk menagih janji pemerintah daerah dan wakil rakyat kami di DPRD supaya bertanggung jawab atas mangkraknya PLTD di Pulau Giliraja. Kami atas nama masyarakat,murni untuk kepentingan rakyat. Kami bukan dari kelompok LSM ataupun partai politik”, terang Hamzah, salah satu perwakilan masyarakat Giliraja, Kecamatan Giligenting, saat berorasi didepan Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis 14 April 2016.

Sementara Bambang Suprayogi, salah satu anggota Komisi II DPRD Sumenep yang menemui pengunjuk rasa menyatakan siap mengawal tuntutan masyarakat kepulauan tersebut.

“Kami siap yang mengawal masalah PLTD yang disampaikan masayrakat dengan catatan semua kepala desanya juga siap”, ujar Bambang Prayogi.

Pernyataan yang sama disampaikan Badrul Aini, anggota dewan asal kepulauan yang ikut menemui pendemo dan meminta sepuluh perwakilan warga untuk berdialog di ruang Komisi II DPRD Sumenep.

“Terus terang saya tidak tahu persoalan PLTD di Pulau Giliraja ini. Biar enak, saya minta perwakilan warga 5 atau 10 orang masuk keruangan DPRD biar lebih enak. Saya juga orang kepulauan dan memiliki persoalan yang sama tenyang listrik”, ujar Badrul Aini menenangkan massa yang berhasil menerobos pintu masuk gedung DPRD Sumenep. [fer]

HotNews:  Serka Juli Teguh, Babinsa Koramil Lenteng Gelar Komsos di DesaEllak Daya