Petinggi Polres Tak Berani Temui Pendemo Kasus Toni

Terbit: 25 Januari 2016 | 13:07 WIB

Madura Expose—Sejumlah pendemu mengaku kecewa dengan para petinggi Polres Sumenep yang tak satupun mahu menemui para pendemo yang meminta penjelasan terkait lambannya penangkapan terhadap para pelaku penggoreng tangan Toni, siswa SMA Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (25/1/2016).

Effendy Korlap aski menyampaikan kekecewaannya usai melakukan aksi unjuk rasa dan orasi dengan pengawalan ketat puluhan aparat kepolisian.

“Ayo siapa diantara polisi-polisi ini yang mahu memberikan penjelasan. Saya tantang disini biar semua orang tahu kinerja para penyidik yang menangani kasus penganiyaan terhadap Toni, anak dibawah umur. Kenapa sampai sekarang pelakunya belum juga ditangkap. Apa kalian takut sama oknum pengacara”, tantang Effendy didepan aparat kepolisian.

Pihaknya juga menyangkan pengamanan yang terkesan berlebihan menghadapi segelintir pendemo yang jumlahnya tidak mencapai 20 orang.

[A88/b@r]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *