Petani Jagung di Sumenep Resah

0
972
Seorang petani tengah menggarap sawah dengan mesin handtraktor di Desa Gunggung, Sumenep, Madura, Jawa Timur. (Foto: Ferry Arbania)

MADURA EXPOSE— Sejumlah petani di Kecamatan Ganding dan Pasongsongan mengaku resah karena tanaman jagung yang sudah berumur lebih sebulan tiba-tiba sebagian daunnya berwarna putih kecoklatan hingga menyebabkan tanaman mati.

“Kami bingung ini penyakit apa.Kami tanya ke tetangga yang ikut kelompok tani juga nggak tau itu kenapa kok daun jagung di sawah banyak berwarna pucat dan mati”, terang Dulhalim, salah satu petani asal Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (9/1/2016).

Keluhan yang sama juga disampaikan Ibu Zubaidah, petani jagung yang tinggal di Desa Larangan, Kecamatan Ganding. Menurutnya, perubahan daun pada tanaman jagung miliknya yang masih berumur sebulan itu terjadi secara perlahan. Awalnya tampak seperti bintik putih pada bagian serat daun jagung miliknya.

“Lama kelamaan warnanya kok berubah putih kecoklatan dan layu. Kami khawatir ini pertanda akan terjadi gagal panen. Semoga saja ada penyuluhan dari dinas pertanian Sumenep”, tuturnya.

[Fer]