Pesantren Madura Didata Kepolisian Polda Jatim, Untuk Apa?

Terbit: 4 Februari 2017 | 10:21 WIB

Reporter: Luthfiadi
MADURAEXPOSE.COM–beberapa waktu lalu Polda Jawa timur melakukan pendataan para ulama dan pesantren termasuk dimadura,pernyataan tersebut dalam pendataan sangat detail mulai dari pribadinya seperti tempat tinggal para ulama .

KH. Fadholi Muhammad Ruham, Pengasuh pondok pesantren Alfudhala’ Pademawu Pamekasan,menyatakan memang ada pendataan dari petugas,hingga sempat membuat para ulama’ gerah,pernyataan tersebut di ungkapkan disela-sela acara silaturrahmi Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin dengan ulama semadura dan tapal kuda di gedung Tri Brata mapolda Jatim,jl. Ada Yani,Surabaya.

“Pendataan tersebut sempat membuat para ulama gerah,karena pertanyaan petugas saat mendetail sangat mendalam seperti tentang pribadi ulama,”yang saya tau pertanyaan tersebut hingga tanggal lahir”, namun mendengarkan penjelasan Kapolda, saya mengerti dan memaklumi bahwa hal itu merupakan kesalah pahaman dari petugas,” terangnya saat silaturrami

“Sebenarnya Kapolda meminta lewat aparatnya di bawah untuk mendata pesantren dan tempat-tempat yang menjadi tujuan pariwisata religius. Bukan mendata orangnya apalagi sampai tanggal lahir segala. Itu salah paham,” tambahnya.

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

    Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

    Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

    Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *