
Malang, Jawa Timur – Kabupaten Sumenep kembali menorehkan tinta emas di kancah pertanian Jawa Timur, menegaskan diri sebagai epicentrum inovasi tembakau. Bukan sekadar kemenangan, capaian ini adalah bukti keberhasilan perjuangan gigih tim di balik layar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, yang loyal menggawangi visi Kepala DKPP, Chainur Rasyid.
Pada ajang bergengsi Penerapan Inovasi Teknis Pengembangan Varietas Tembakau dalam kegiatan Gema Inovasi Pengembangan Tembakau Provinsi Jawa Timur, Sumenep sukses merebut Juara 1 dan Juara 2 sekaligus. Kemenangan ganda ini membuktikan bahwa tembakau Sumenep, yang kini dikenal hingga ke Tiongkok melalui varietas andalannya, lahir dari perpaduan kerja keras dan kecerdasan agronomis.
Inovasi Lokal yang Menghantam Ketergantungan Kimia
Dua kelompok tani yang menjadi pahlawan inovasi ini menunjukkan bagaimana sumber daya lokal mampu mengungguli bahan kimia:
- JUARA 1: Poktan Al Muawwanah, Guluk-Guluk (Skor Inovasi Tertinggi) Poktan ini merebut posisi puncak melalui inovasi penggunaan Trichoderma pada bokashi. Trichoderma, sejenis jamur bio-fungisida, dikombinasikan dengan larutan gula merah yang dikocor pada tanaman.
- Dampak: Mampu menekan penggunaan pupuk dan pestisida kimia secara drastis, meningkatkan produksi, sekaligus menjaga mutu tembakau agar lebih ramah lingkungan.
- JUARA 2: Poktan Al Ikhlas Lebeng Timur, Pasongsongan Poktan ini meraih penghargaan berkat pemanfaatan asam amino dari tanaman kelor. Aplikasi nutrisi alami tersebut terbukti efektif meningkatkan pertumbuhan, kualitas daun, dan potensi hasil tembakau lokal.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, memandang inovasi ini sebagai masa depan komoditas strategis Madura. “Inovasi ini membuktikan bahwa petani kita tidak hanya bekerja keras, tetapi juga cerdas. Penggunaan Trichoderma, bokashi, hingga ekstrak kelor adalah langkah maju untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia dan meningkatkan kualitas tembakau lokal,” tegasnya.
Perjuangan Gigih Tim Lapangan: Rina, Eko S, dan Suwarni
Kesuksesan besar ini tidak lepas dari konsistensi dan loyalitas seluruh jajaran DKPP Sumenep, khususnya tim di Bidang Sarana. Punggung utama perjuangan di balik strategi DKPP adalah Rina Suryandari, Kepala Bidang Sarana, yang didukung penuh oleh pejuang-pejuang lapangan seperti Sri Suwarni dan Eko S, serta seluruh staf lainnya.
Tim ini disebut-sebut menjalankan “perang senyap” di lapangan. Perjuangan mereka gigih dalam memastikan pendampingan teknis, menyediakan sarana yang tepat, dan membuka ruang uji coba bagi petani—semua demi mewujudkan visi Chainur Rasyid untuk masa depan tembakau.
“Varietas tembakau Prancak N95, yang merupakan varietas lokal Sumenep dari kawasan pegunungan, kini sudah terkenal hingga ke negeri Cina,” ungkap Kabid Sarana DKPP, Rina Suryandari, saat ditemui di Malang, Jawa Timur.
Pengakuan internasional ini, didukung oleh inovasi lokal yang berkelanjutan, menunjukkan bahwa sinergi antara visi pemimpin (Chainur Rasyid) dan kegigihan tim pelaksana (Rina, Eko S, Suwarni) adalah formula yang tak terbantahkan untuk memenangkan persaingan di sektor pertanian modern.
Chainur Rasyid menutup dengan komitmen: “Kami di DKPP berkomitmen penuh mendukung setiap gagasan baru. Tembakau adalah komoditas strategis, dan inovasi adalah kunci masa depannya.”pungkasnya. ***

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
