SUMENEP – Geliat perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep pasca-pensiunnya Edi Rasyadi semakin memanas. Awalnya, nama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Arief Firmanto, santer disebut sebagai kandidat terkuat, seolah tak ada pesaing.
Namun, di balik riuhnya prediksi itu, sebuah nama lain kini muncul secara senyap dan mengejutkan, berpotensi menggulung mimpi Arief. Sosok itu tak lain adalah Agus Dwi Saputra, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan.
Perbincangan ini tak hanya beredar di kalangan birokrat, tetapi juga di lintas profesi. Banyak yang menyebut manuver Agus Dwi Saputra terasa sunyi, namun kekuatannya terbilang masif.
Ia bukanlah nama yang tiba-tiba muncul. Selama menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Agus telah membangun reputasi solid dengan terobosan-terobosan yang langsung menyentuh masyarakat.
Mengapa Agus Dwi Saputra Layak Diperhitungkan?
Jika Arief Firmanto digadang-gadang karena perannya di Bappeda yang strategis dalam perencanaan pembangunan, Agus Dwi Saputra datang dengan modal yang tak kalah kuat: rekam jejak yang nyata di bidang pendidikan.
Di bawah kepemimpinannya, Dinas Pendidikan Sumenep dianggap mengalami lonjakan signifikan. Program-program seperti pengembangan kurikulum lokal berbasis budaya, peningkatan kualitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, dan penguatan fasilitas sekolah di daerah terpencil menjadi bukti nyata kepemimpinannya.
Agus dikenal sebagai sosok yang visioner dan mampu mengeksekusi program dengan baik, sebuah kualitas yang sangat dicari untuk posisi Sekda.
Salah satu gagasannya yang paling menonjol adalah digitalisasi pendidikan di Sumenep. Ia mendorong pemanfaatan teknologi untuk mempersempit kesenjangan akses pendidikan antara wilayah kota dan perdesaan.
Hasilnya, kualitas pendidikan di Sumenep perlahan tapi pasti, menunjukkan grafik peningkatan.
Keberhasilan ini membuatnya mendapatkan kepercayaan luas dari berbagai pihak, mulai dari guru, wali murid, hingga komunitas pendidikan. Reputasi inilah yang kini menjadi senjata terkuatnya dalam persaingan menuju kursi Sekda.
Masa Depan Sekda Sumenep di Ujung Tanduk
Sebelumnya, nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Eri Susanto, juga sempat disebut sebagai kandidat kuat. Namun, isu bahwa Eri sudah mendekati masa pensiun dianggap akan “merepotkan” Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, membuat namanya secara perlahan meredup.
Kini, pertarungan tampaknya menyempit menjadi dua nama: Arief Firmanto dan Agus Dwi Saputra. Arief dengan pengalamannya di ranah perencanaan, dan Agus dengan jejak prestasinya yang tak terbantahkan di bidang pendidikan.
Siapakah yang akan berhasil menduduki kursi Sekda? Kita tunggu tanggal mainnya, “Patenang, bede Allah.”


















