maduraexpose.com
Tari muang sangkal khas Keraton Sumenep, Madura. [Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com]
SUMENEP EXPOSE

Penyebab Kebakaran Ganding Terkuak, Asap Tebal Pertama Muncul dari Titik ini

285
×

Penyebab Kebakaran Ganding Terkuak, Asap Tebal Pertama Muncul dari Titik ini

Sebarkan artikel ini

SUMENEP – Kebakaran hebat melanda kompleks pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Kamis pagi (23/10/2025).

 

 

Insiden ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik yang bermula dari salah satu toko onderdil. Kerugian material ditaksir mencapai angka fantastis, yakni Rp 1,5 miliar.

 

 

Berdasarkan laporan masyarakat dan kronologi kejadian, titik api pertama kali terlihat sekitar pukul 07.00 WIB. Saksi mata, Moh. Faris, melihat kepulan asap tebal bersumber dari Toko Onderdil milik Ahmad Izzi yang saat itu masih dalam keadaan tertutup.

 

 

“Pada hari Kamis sekitar pukul 07.00 Wib, saksi melihat kebulan asap tebal yang bersumber dari toko onderdil milik Ahmad Izzi.

 

Melihat kebulan asap tersebut, saksi bersama warga lain mencoba membuka toko karena masih tertutup,” demikian keterangan dari laporan kejadian.

 

 

Api dengan cepat membesar dan merambat ke toko-toko di sekitarnya. Toko yang terdampak meliputi Toko Jamu milik Umar, Toko Sembako milik Umri dan Zaihul Anam, serta Toko Sandal milik Ilyas, yang semuanya berada di kompleks pertokoan milik Alm. KH. As’ad.

 

 

Petugas yang tiba di lokasi segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumenep. Sekitar pukul 08.00 WIB, empat unit mobil Damkar tiba dan langsung berupaya memadamkan kobaran api. Berkat upaya petugas dan bantuan warga, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.00 WIB. Proses pendinginan terhadap puing-puing reruntuhan berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB untuk memastikan api tidak kembali berkobar.

 

 

Meskipun api cepat meluas, tidak terdapat korban jiwa (nihil) dalam peristiwa tragis ini. Namun, kerugian material akibat terbakarnya lima unit toko tersebut diperkirakan mencapai total Rp 1.500.000.000 (satu miliar lima ratus juta rupiah).

 

 

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa kosleting listrik dari Toko Onderdil yang menjadi titik awal kemunculan asap tebal adalah penyebab utama kebakaran.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap instalasi listrik demi mencegah musibah serupa. (Arbania)

--------EXPOSIANA----
GAYA SAMBUTAN ACHMAD FAUZI WONGSOJUDO

 


 


---Exposiana----