Penghuni Perum Almuna Tuding PDAM Tidak Becus!!!

Terbit: 23 Oktober 2015 | 10:03 WIB

Pamekasan, Maduraexpose.com- Meski secara geografis, kompleks perumahan Amuna di Desa Bugih, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan tidak termasuk dalam peta wilayah kekeringan, namun belakangan ini, penduduk setempat mulai gelisah dan sangat kecewa dengan pelayanan PDAM setempat yang dinilai sangat buruk.

Menurut warga, seharusnya bencana kekeringan tidak merembet kewilayah perumahan mereka yang nota bene masuk dalam wilayah perkotaan. Bahkan sejak Agustus lalu, kawasan itu dijanjikan PDAM untuk dialiri air bersih yang bisa dikonsumsi setiap hari.

“Sudah berbulan-bulan kami menunggu, namun belum juga ada kepastian dari pihak PDAM Pamekasan. Saat ini kami benar-benar mengalami krisis air yang hebat”, ujar Mas Sujak, salah satu penghuni Perumahan Almuna, Bugih, Kota Pamekasan kepada Maduraexpose.com, Jum’at 23 Oktober 2015.

Tak hanya krisis air bersih, penghuni perumahan juga mulai terjangkit penyakit gatal-gatal pada bagian kulit, karena terpaksa menggunakan air yang berwarna kuning dan baunya tidak sedap.

“Malah istri saya mengalami gatal-gatal pada bagian kulitnya setelah mengkonsumsi air keruh yang berwarna kuning dan bau ini”, timpal Syaiful, pelanggan PDAM lainnya.

Syiaful menuding, pihak Direktur PDAM Pamekasan, yakni Agus Bachtiar telah ingkar janji dan membohongi para pelanggannya.

Menurutnya, jauh hari sebelumnya, pihak PDAM telah berjanji untuk meningkatkan pelayanan air bersih terhadap pelanggannya. Namun sampai detik ini, janji-janji tersebut tidak pernah terealisasi.

“Saat audiensi dengan pelanggan, Direktur PDAM berjanji akan mengecek pipa yang digunakan untuk menyuplai air bersih kepihak pelanggan. Nyatanya omong kosong belaka”, timpalnya dengan anada penuh kesal.

Jeleknya pelayanan PDAM Pamekasan ini mendapat apresiasi dari pihak DPRD setempat.

“Kami melihat management PDAM dibawah kepemimpinan Pak Agus Bachtiar sangat jelek. Ingkar janji atas kepentingan publik, itu sama halnya dengan kejahatan yang tidak patut dilakukan oleh pejabat negara”, ujar Samsuri, salah satu anggota DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Pihaknya meminta Agus Bachtiar segera mundur dari jabatannya sebagai Direktur PDAM Pamekasan, karena dinilai gagal dan telah menyengsarakan banyak pelanggan yang sebagian mereka mulai terjangkit penyakit gatal-gatal.

Hingga berita ini diunggah, belum ada konfirmasi apapu dari pihak Agus Bachtiar selaku Direktur PDAM Pamekasan, Madura.

(j@k/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *