Ist

MaduraExpose.com-  Beberapa hari lalu wilayah hukum Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur dihebohkan dengan terungkapnya seorang narapidana yang ketangkap basah petugas menjadi gembong narkoba dengan menjalankan bisnis haram itu dari balik jeruji besi atau tahanan di Lapas Narkotika Kelas II Pamekasan.

Kapolres Sampang, AKBP Yudho Nugroho Sugianto membeberkan, adanya narapidana yang mengedarkan Narkoba dari dalam Lapas Pamekasan tersebut berinisial D. Tahanan kelas kakap ini diduga kuat memiliki jaringan luas di kawasan Jawa Timur.  Hal itu dibuktikan dengan terungkapnya  sepak terjang tersangka yang berhasil diendus Tim Satuan Narkoba Sampang, yang sebelumnya juga berhasil membekuk bandar Shabu-Shabu bernama Adi Harja (40) tinggal di Kawasan Banjar Sogian, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya.

Ditambahkan Yudho, terungkapnya peredaran narkoba di Jawa Timur itu biangnya dari salah satu penghuni Lapas Narkotika Kelas II A Pamekasan tersebut berdasarkan keterangan dari tersangka ADI Harja. Sedang Adi sendiri tertangkap petugas Polres Sampang yang menyamar sebagai pembeli. Transaksi narkoba jenis sabu dilakukan di SPBU Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Saat ‘skenario’ transaksi polisi penyamar dengan Adi berlangsung, sejumlah polisi langsung melakukan upaya penangkapan. Sayangnya, Adi berhasil kabur dari sergapan petugas. Namun beberapa hari kemudian, polisi berhasil menangkap bandar sabu-sabu itu di sebuah lokasi di Taman Bungkul, Kota Surabaya.

Selain menangkap tersangka, petugas berhsail mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa satu plastik klip putih berisi sabu-sabu seberat 15,12 gram, sebuah handphone dan sebuah mobil berwarna hitam dengan nomor polisi L 5474 KI.

(Rai/Fer)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM