Warga Desa Candi Burung saat aksi di Pamekasan/Istimewa.

MADURAEXPOSE.COM– Desa Candi Burung yang ada di Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan sampai saat ini belum bisa mencairkan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN.

Pasalnya, desa tersebut masih dibelit masalah. Mulai adanya perselisihan antara kepala desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berlarut – larut.

Perselisihan yang panjang antara keduanya hingga berbuntut dipecatnya Ketua BPD oleh kepala desa tersebut.

“Persoalan seperti ini menyebabkan RAPBDes nya tidak kunjung selesai sampai detik ini”, ungkap Ach Faisol Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Tidak cairnya DD didesa tersebut sudah berlangsung sejak tahun 2016 yang lalu, sehingga masyarakat tidak bisa menikmati pembangunan desanya.

Menurut Ach Faisol untuk Desa Candi Burung pencairan DD sebetulnya hanya menunggu RAPBDes saja yang perlu ditandatangani Kepala Desa dan Ketua BPD nya.

“Kalau memang RAPBDes sudah di sepakati kamipun akan segera mencairkan dana tersebut”, ungkap Faisol.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk sementara ini DD Desa Candi Burung yang tahun 2016 sampai sekarang ada di kasda.

“Untuk sementara ini kami konsultasikan mau diapakan dana tersebut, namun pemerintah pusat belum memberikan jawaban walaupun kami sudah melaporkan mulai bulan Januari kemarin”, pungkas Faisol.

(Hol/Pan/*)

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM