Pemecatan BPD VS Logo PKI Disinyalir Politik Lokal

oleh -453 Dilihat
GP Ansor Pamekasan, Madura, Jawa Timur

 


MADURAEXPOSE.COM–Saat ini dipamekasan digencarnya pemberitaan terkait lambang palu arit yang terjadi di beberapa desa di kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur,membuat GP anshor mengambil sikap terkait hal tersebut, Jumat (10/02/17)

(Baca juga: Logo PKI Gegerkan Warga Pamekasan )

Fathor Rahman ketua GP Anshor Cabang pamekasan menyikapi banyaknya gambar palu arit yang menyebar di pamekasan,serta tingkat nasional, GP Anshor meminta agar kepolisian mengusut tuntas pelaku penyebaran logo Palu Arit,karna itu berpotensi memprofokasi masyarakat dan memecah belahkan persatuan umat.

“Kami meminta kepada anggota kami internal untuk melakukan pendinginan suasana,dan kami mengutuk keras segala bentuk upaya-upaya perpecah belahan masyarakat, menurut analisa kami dan berdasarkan fakta,disinyalir ada keterkaitan dengan situasi di nasional,tetapi tidak menutup kemungkinan,bahwa situasi lokal juga berpengaruh,yang saat ini terjadi dipamekasan,seperti halnya kemarin ada tokoh nasional sehingga di ambil manfaatnya”. tegasnya

lebih lanjut Fathor Rahman kepada wartawan maduraexpose.com, ” sepanjang analisa kami memang ada hubungan situasi nasional,ini merupakan bentuk justifikasi,kebangkitan komunis itu benar,meskipun fakta tidak benar,makanya saya bilang ini ada hubungannya dengan situasi nasional,walaupun tidak menutup kemungkinan ada politik lokal,baik di pilkades maupun kasus pemecatan BPD kemarin”. ungkapnya

“Polres Pamekasan sudah menelusuri dan kami juga menelusuri tapi tindakan kami bukan masalah kontek tindakan hukum,tapi hanya untuk melakukan pemetaan sekaligus penyelesaian masalah. Harapan kami agar masyarakay tidak terpengaruh dan tidak terprofokasi,tetap beraktifitas sebagaimana biasanya,dan apabila mendapatkan informasi silahkan hubungi kami”, tutupnya. [lut/fer]

Tentang Penulis: Tim/Red. MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Tinggalkan Balasan