
Sumenep (Madura Expose) – Sejumlah pemilik lahan yang dibebaskan untum pembangunan Bandara Trunojoyo Sumenep mengeluhkan belum terbayarnya pembebasan lahan yang sudah berlangsung sejak beberapa tahun silam.
Diantara pemilik lahan itu ternyata ada beberapa orang diantaranya merupakan pegawai negeri sipil (PNS/ASN), yang menuntut pembebasan lahan segera diselesaikan.
” Sangat memalulan sekali, ditengah hiruk pikuk program visit Sumenep 2018, pihak Pemkab seolah menari-menari diatas jeritan para pemilik lahan yang belum terselesaikan, ” ungkap Yt (inisial) salah satu pemilik lahan yang mengaku belum dibayar oleh pihak Pemkab, Sabtu 26 Mei 2018.
Bahkan pria ini juga mengungkap adanya dugaan permainan dalam pembebasan lahan yang melibatkan oknum pejabat. Malah pria ini mengancam akan membuka semua borok dan kebusukan dibalikan pembebasan lahan yang hingga saat ini belum terselesaikan dan cenderung didiamkan seolah-olah tidak ada persoalan.
” Kalau dalam waktu dekat, uang pembebasan lahan belum juga diselesaikan, demi Allah akan saya bongkar semua kebusukan dan permainan yang dilakukan oleh oknum pejabat Pemkab Sumenep. Saya tidak mengancam, karena apa yang saya sampaikan adalah fakta yang bisa dipertanggung jawabkan, ” tandasnya sambil memperlihatkan dokumen penting kepada Madura Expose.
Sebelumnya, pembebasan lahan telah dialokasikan dalam APBD 2016, namun saat itu Sekda Hadi Sutarto (pensiun dini, Red) berdalih belum ada titik temu antara Pemkab dengan Pemilik lahan. (fer/tim)

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
