Pejabat Pemkab Berikan Pembinaan Karakter di SMANSA

Terbit: 25 Oktober 2016 | 16:31 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Dalam rangka mengembangkan potensi siswa agar memiliki akhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan hari Senin 25 Oktober 2016 jam 07.00 wib menjadi guru pembina di SMAN1 Pamekasan, untuk mengajarkan pendidikan pembinaan karakter.

Para guru dadakan ini, jelas Sekda Kabupaten Pamekasan, Alwi M.Hum, bertujuan memberikan pembinaan karakter untuk meningkatkan pencapaian pembentukan karakter siswa secara utuh, terpadu dan seimbang.

“Bagaimana kita memberikan muatan terhadap pembinaan karakter, disini kita ambil bagian secara bergiliran,

“Tampa mengganggu jadwal pelajaran di sekolah, artinya kita masuk sebelum jam 7 didampingi guru kelas, kita menyampaikan atau memberikan pendidikan karakter,” kata Sekdakab Alwi M.Hum.

Pembinaan karakter ini juga disampaikan para pejabat dinas pendidikan M Tarsun”merupakan suatu gerakan pejabat pemkab memantapkan pendidikan karakter dari para pendidik agar murit dapat faham akan arti pemahaman pendidikan karakter di SMAN I Pamekasan ungkap Tarsun.

Menyikapi kegiatan itu, Kepala SMAN 1 Pamekasan, Hajjah Farida menjelaskan dengan adanya kegiatan ini nantinya dapat memberikan pengembangan terhadap anak didik dan perubahan karakter kepada hal yang lebih baik.

Kepala sekolah SMAN 1 Hajah Farida mengaku sangat mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan para guru pembina krakter, yang terdiri dari kalangan pejabat dan kepala Dinas, kepala bagian dan Sekda Kabupaten Pamekasan.

Murit Firda dari kelas 12 IPA E dirinya merasa senang saat para pembina memberikan materi tentang pembinaan krakter dengan tambahan ilmu tersebut membuat pribadi lebih baik lagi pungkas Firda.

Tercatat ada 51 sekolah mulai dari SMP, SMA dan SMK Negeri yang menjadi target pembinaan, dengan jumlah ruang mencapai 736 kelas serta pengajar sebanyak 124 pejabat. (Sjk/Fer).

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Laga Panas Pengadaan Buku: Sahnan MP3S Siapkan ‘Tiket’, Haji Iksan Pasang ‘Gembok’ SIPLAH!

Terbit: 2 Maret 2026 | 02:31 WIB SUMENEP – Awal pekan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep mendadak “gerah”. Bukan karena suhu udara, melainkan karena mencuatnya tensi tinggi antara aktivis pengawas…

Bisnis Buku di Sekolah: MP3.S Siapkan ‘Tiket’ ke Penjara

Terbit: 1 Maret 2026 | 12:11 WIB SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM – Praktik jual-beli buku pelajaran yang melibatkan transaksi langsung antara penerbit dan sekolah di Kabupaten Sumenep kini berada di bawah radar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *