Pedagang Emas Asal Prenduan Dirampok, Polisi Diminta Bekuk Pelaku

Terbit: 28 September 2017 | 16:44 WIB

MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Perampokan yang menimpa seorang perempuan pedagang emas, Mursriah (45), bukan (Bu Kur) seperti di berita sebelumnya , asal Dusun Ceccek, Desa Prenduan Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sangat tragis.

Lengan kiri korban mengalami luka bacok 30 cm dan mengapami patah tulang dan mengalamiluka robek pada bagian punggung 5×2 cm akibat sabetan senjata tajam milik pelaku. Dan korban harus di larikan ke RSUD Sumenep.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu, 27 September 2017 sekitar pukul 15.30 Wib di Japan Raya PUD Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-Guluk.

“Peristiwa itu terjadi saat korbang pulang dari Pasar Ganding,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi, Kamis (28/9/2017).

Setiap hari korban berjualan perhiasan emas di Pasar Tradisional terbesar di Kecamatan Ganding. Dia setiap seore saat hendak pulang selalu dijemput oleh Basirah anak perempuan korban menggunakan sepwda motor.

Namun pada saat itu, tiba-tiba korban dipepet oleh dua pengendara sepeda motor. Sehingga Basirah menghengtikan motornya.

Kemudian dua pelaku berusaha merampas tas yang beriai perhiasan yang dibawa Musriah. Karena korban mempertahankan, pelaku terpaksa membacok lengan korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Pelaku berjumlah empat orang. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku melarikan diri ke arah selatan,” jelasnya.

Tas milik korban berisi perhiasan emas 6 ons, uang tuanai Rp20 juta dan Hp merk Nokia tipe 3100.

“Anak korban saat ini masih trauma,” tegasnya.

Dadi tempat kejadian perkara, Polisi menyita satu buah sarung pisau warna coklat milik pelaku, sepasang sandal warna ungu milik korban, dua buah anak kunci, satu buah botol aqua 1500 ml terbungkus plastik transparan, dan satu unit sepeda motor honda beat warna merah dengan nomor pilisi M 4813 WC.

Barang tersebut diamankan untuk sementara waktu.

“Kasus ini terus kami selidiki, termasuk melakukan pengejaran terhadap pelaku,” pungkasnya.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *