
SURABAYA- Keresahan warga Panjang Jiwo akhirnya terjawab.Dalam hearing yang dilaksanakan di komisi A ,warga Panjang Jiwo mendapat dukungan dari anggota DPRD Surabaya untuk menolak pedagang unggas dari Keputran.
Dalam hearing tersebut para perangkat pemerintahan yang terdiri dari Rt , RW serta LKMK akhirnya mendapat jaminan dari Komisi A bahwa pedagang unggas dari Keputran tidak akan pindah ke pasar panjang jiwo.” Kami akan memberikan surat kepada Walikota agar tidak memindahkan pedagang unggas ke pasar Panjang Jiwo.sebab, masih belum ada solusi dengan penolakan warga” kata Herlina Ketua Komisi A disela sela hearing jumat( 19/10)
Herlina mengatakan bahwa ada ketidak sinkronan antara PD PASAR dengan BAPPEKO mengenai alasan memindahkan pedagang unggas ke pasar panjang jiwo. Sebab,PD PASAR mempunyai alasan limbah yaitu bau menyengat yang sangat mengganggu sedangkan Bappekko beralasan pembangunan pelebaran jalan.” Dari alasab keduanya yg tidak sinkron ini saja kita sudah paham bahwa sebenarnya persoalan ini yang menjadi buang kerok adalah PD Pasar” ujar Herlina
Sedangkan Armudji ketua DPRD Surabaya menegaskan bahwa dirinya mendukung sepenuhnya penolakan warga adanya kepindahan pedagang unggas ke pasar Panjang Jiwo.Sebab,dari segi sosial tidak ada warga yang mau menerima bau serta limbah pedagang unggas ” Saya saja nggak mau kalau adanya bau menyengat melintas dirumah saya,apalagi bau ini setiap hari mengganggu warga. Dan,saya putuskan pedagang unggas tetap di Keputran dan jangan dipindahkan kalau sefala sesuatunya belum siap” katanya
Disisi lain PD PASAR yang hadir dalam hearing tersebut belum bisa memberikan kepitusan untuk tidak memindahkan pedagang unggas ke pasar Panjang Jiwo ” saya masih harus koordinasi dulu dengan Direktur Tehnik dan Walikota Surabaya. Tapi kami akan perhatikan keputusan dari hearing ini ” ujar Wahyu PLT Dirut PD PASAR
Mendengar jawaban Wahyu ini seluruh peserta hearing bersorak tidak setuju.” Sudah saya putuskan untuk tidak memindahkan pedagang unggas “sergah Armudji
(zam/kknet)



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
