Pasca Banjir, 800 Warga Terpaksa Mengungsi

Terbit: 1 Maret 2018 | 07:39 WIB

Madura Expose– Banjir masih merendam Desa Tanjung Tirto, Way Bungur, Lampung Timur hingga  Kamis 29 Februari 2018. Ketinggian air bervariasi dari selutut hingga 1 meter. Di pinggiran sungai ada yang mencapai dua meter.

Kepala Desa Tanjung Tirto Sugiarto mengatakan 200-an rumah belum bisa dihuni sampai Kamis  800 penduduk mengungsi ke desa-desa sekitar. Sekolah juga masih diliburkan. Sedangkan sawah yang rusak mencapai 150  hektare. “Belum termasuk kolam ikan warga yang hanyut, padahal sudah saatnya panen,” katanya.

Badri, sekretaris BPBD, banjir kali ini menerjang setidaknya sembilan kecamatan. Yang terparah terjadi di Tanjung Tirto, Way Bungur, 215 KK mengungsi

Kecamatan lain yang masih banjir di Lampung Timur, meliputi Pasar Sukadana, Batanghari Nuban (Desa 38A, 38B, 48, 49), Sekampung (Dusun A53), Bumi Agung (Desa Mulyo Asri = 20 KK), Pasar Rantau Jaya Udik, Gunung Pelindung, Sumur Kucing. “Sementara ini Pasir Sakti masih siaga,” kata Badri.

Di Tanjung Tirto, setelah dari Pemkab Lampung Timur dua hari yang lalu, bantuan mulai berdatangan dari pihak sekolah, yayasan peduli, dan swasta. Dinas Sosial, pada Rabu, kembali mendrop lima ton beras. “Yang dibutuhkan makanan cepat saji,” kata Kades Sugiarto.

(gus/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

WASPADA! Potensi Cuaca Ekstrem dan Petir Melanda Sumenep Sepekan ke Depan, Wilayah Kepulauan Paling Rawan

Terbit: 13 Februari 2026 | 02:39 WIB SUMENEP, maduraexpose.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kabupaten Sumenep dan sekitarnya. Berdasarkan data yang…

DARURAT LOGISTIK: BBM dan Beras Krisis, Warga Aceh Tengah Datangi Kantor Bupati

Terbit: 2 Desember 2025 | 23:17 WIB METRO ACEH — Situasi darurat pangan dan energi di Kabupaten Aceh Tengah semakin kritis pasca-bencana. Ratusan warga yang terdampak banjir dan tanah longsor…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *